Showing posts with label Kisah Jin. Show all posts
Showing posts with label Kisah Jin. Show all posts

Sunday, April 28, 2013

Kisah Istana Iblis di Lautan

Assalamu'alaikum wr. wb.

Kesombongan Iblis ternyata dan ternyata tidak membuat dirinya dilaknat oleh Allah SWT, namun ia juga terusir dari Surga. Dan setelah diusir, akhirnya Iblis pun mulai membangun istananya di lautan. Iblis memilih lautan karena luasnya mencapai tiga perempat dari luas bumi.


Kisahnya

Dalam sebuah Kitab, Karya Agung Sang Syeikh Imam Al-Ghazali disebutkan bahwasanya iblis itu dulunya memiliki nama Al-Abid yang artinya ahli ibadah. Pemberian nama Al-Abid ini hanya pada langit pertama, lain hal dengan langit kedua dan seterusnya. Begitu terkenalnya Iblis dengan pemberian, sebutan nama-nama tiap langit karena iblis ketika itu memang hamba Allah SWT yang taat.

Pada langit kedua, iblis disebut dengan Az-Zahid dan di langit ketiga diberi nama Al-Arif.
Di langit keempat namanya adalah Al Wali, Pada langit ke lima namanya adalah At-Taqi. Sedangkan nama di langit keenam dan ketujuh adalah Al-Kazin dan Azazil.

Awalnya, iblis termasuk dari salah satu malaikat penghuni surga yang doanya terkenal makbul. Karena doanya yang ampuh tersebut, malaikat-malaikat lain meminta kepada iblis untuk didoakan agar para malaikat tidak tertimpa laknat Allah SWT.

Peristiwa itu terjadi manakala Malaikat Isarfil yang sedang berkeliling mengitari surga mendapati sebuah tulisan.
Tulisan tersebut berbunyi,
"Seorang hamba Allah SWT yang telah lama mengabdi akan mendapat laknat Allah SWT dengan sebab menolak perintah Allah."

Tulisan itu berada di salah satu pintu surga, dan tak pelak lagi tulisan itu telah membuat Malaikat Israfil menangis tersedu. Ia takut sekali, hamba Allah SWT yang dimaksud adalah dirinya.
Tak hanya Malaikat Israfil, para malaikat lain juga turut menangis, dimana malaikat-malaikat lain itu juga memiliki kekuatan sama seperti Malaikat Israfil.

Akhirnya mereka sepakata, untuk mendatangi Iblis (Azazil) dan meminta didoakan agar tidak tertimpa laknat dari Allah SWT.
Pada waktu itu, ketika mendengar penjelasan Israfil, Azazil berkata,
"Ya Allah...! Hamba-Mu yang manakah yang berani menentang perintahMu itu, sungguh aku ikut mengutuknya."

Azazil lalu memanjatkan doa,
"Ya Allah, janganlah Engkau murka atas mereka."

Azazil Mengingkari Perintah Allah SWT

Selama kurun waktu 120 ribu tahun, Azazil (Iblis), menyandang gelar kehormatan dan kemuliaan, dan hingga tibalah Nabi Adam as diciptakan. Allah SWT menyuruh semua malaikat sujud kepada Adam yang diciptakan sebagai khalifah (pemimoin) di bumi.

Semua malikat segera patuh dan melaksanakan perintah Allah SWT tersebut. Namun Azazil (Iblis) malah membangkang. Di menolak melaksanakan perintah Allah SWT untuk bersujud kepada Adam karena lesombongannya. Sejak saat itulah Iblis dijadikan simbol dari kesombongan, tentang takabur, tentang selalu berbangga diri. Sifat-sifat inilah yang kemudian ditularkan oleh Iblis agar tersesat dari jalan Allah SWT.

Iblis berkata,
"Ya Allah, aku (memang) lebih baik dibandingkan Adam. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan Adam Engkau ciptakan dari tanah."

Karena penolakan itu, Allah SWT berfirman agar iblis keluar dari Surga-Nya.

Iblis Mendirikan Istana di Lautan

Nah, sejak Iblis terlempar dari Surga, Iblis membangun singgasana dan istana di lautan. Hal itu dimaksudkan untuk menandingi Arsy Allah SWT yang berada di atas air di langit ke tujuh.

Dalam sebuah riwayat Imam Ahmad ra, Rasulullah SAW bersabda,
"Apa yang kamu lihat?"
"Saya melihat singgasana di atas lautan yang dikelilingi oleh beberapa ular," jawab Ibnu Sayyad.
"Dia telah melihat singgasana iblis," sabda Rasulullah SAW.
(H.R. Ahmad).

Sedangkan menurut Ibnu Katsir dalam bukunya yang berjudul "Al-Bidayah Wanniyah" menjelaskan bahwa Iblis mempunyai banyak tentara dan memilih lautan sebagai istana. Seperti diketahui bahwa luas lautan mencapai tiga perempat dari bumi. Oleh karena itulah ia menempatkan kerajaannya di lautan agar ia lebih leluasa memerintah bala tentaranya yang jumlahnya sangat banyak sehingga memerlukan pusat kerajaan yang luas. Sedangkan lautan adalah daerah yang sangat luas.

Lalu dimakakah tepatnya istana Iblis berada?
Siapakah bala tentara Iblis sebenarnya itu?
(Search saja di blog Kisah Teladan Islami ini).

Demikian Kisah Istana Iblis di Lautan, dan tetap nantikan kisah-kisah iblis yang lainnya hanya di blog ini selanjutnya.
Wassalamu'alaikum wr. wb.

Tuesday, April 16, 2013

Ketika Iblis Hendak Bertobat

Assalamu'alaikum wr. wb.

Iblis memang dikenal sebagai biang kemungkaran manusia. Dengan berbekal segudang cara menyesatkan dan penuh kesombongan, mereka akan sekuat tenaga menghalangi manusia untuk bersujud kepada Allah SWT. Hingga Iblis pun selamanya akan menjadi makhluk yang dilaknat oleh Allah SWT.

Iblis laknatullah ternyata pernah mempunyai keinginan untuk bertobat. Namun demikian, tobat yan akan dilakukannya tidak benar-benar tulus sehingga tobat itu pun tertolak. Kemudian Iblis tetap bersikukuh untuk menggoda manusia hingga hari kiamat.


Kisahnya

Pada suatu waktu, Iblis berkeinginan untuk bertobat. Dalam sebuah kitab dikisahkan bahwa Iblis berjumpa dengan Nabi Musa as. Dalam perjumpaan itu Iblis meminta bantuan Nabi Musa as untuk bertobat.

"Wahai Musa, engkau adalah utusan Allah SWT dan Dia telah berkata kepadamu secara langsung, ucap Iblis kepada Nabi Musa as waktu itu.
"Memang benar apa yang kamu katakan, apa yang kamu inginkan dariku?" tanya Nabi Musa as kemudian.
"Wahai Musa, aku mau kamu menolongku, katakan kepada Tuhanmu bahwa kami ingin bertobat kepada-Nya," ujar Iblis.

Bertemu Malaikat Jibril

Lemudian Nabi Musa as berdoa dan menyampaikan apa yang diucapkan oleh iblis. Sesaat kemudian setelah menerima wahyu dari Allah SWT, Nabi Musa as berkata bahwa Allah SWT akan menerima tobatnya dengan syarat iblis harus mau bersujud di makam Nabi Adam as. Begitu mendengar penuturan Nabi Musa as, iblis dengan tegas dan langsung menolak.

Dengan penuh kesombongan, iblis berkata,
"Wahai Musa, sewaktu Adam hidup di surga saja aku tidak mau bersujud, maka aku juga tak mau sujud kepadanya sesudah dia mati."

Sedangkan dalam kisah yang lain dituturkan, iblis pernah memohon pertolongan kepada Malaikat Jibril untuk bertobat. Sebagai pemimpin para malaikat, Jibril pun memberikan tiga syarat kepada iblis agar tobatnya bisa diterima oleh Allah SWT. Ketiga syarat tersebut adalah,
Membaca istighfar.
Menyesali semua dosa yang pernah dibuatnya serta bertekad untuk tidak mengulanginya.

"Lalu apa syarat yang ketiga?" tanya Iblis.
"Untuk syarat yang ketiga, Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi kuburan Adam, bersujud pada Adam dan bersaksi bahwa Adam adalah makhluk yang dipilih Allah SWT untuk menjadi khalifah, pengurus, pengemban tanggung jawab di bumi," jelas Malaikat Jibril.

Namun seketika itu juga, iblis langsung terdiam.
Sehingga Jibril pun bertanya kembali akan kesanggupan iblis untuk memenuhi perintah Allah SWT tanpa menawar.
Malaikat Jibril bertanya,
"Bagaimana? Apakah engkau sanggup? Sungguh tinggal satu hal ini saja yang belum pernah engkau lakukan sejak Adam diciptakan dahulu."

Iblis Tetap Sombong

Akan tetapi, iblis tetap saja terdiam. Setelah beberapa kali ditanya oleh Malaikat Jibril, iblis pun akhirnya angkat bicara,
"Aku diciptakan dari ap sedangkan Adam diciptakan dari tanah. Aku lebih baik daripada Adam. Tapi kenapa aku harus sujud kepada Adam? Bukankah seharusnya Adam yang sujud kepadaku?"

Iblis melanjutkan bicaranya,
"Dulu Adam masih hidup saja aku tidak sudi bersujud padanya. Tak akan pernah aku berubah pikiran dalam hal ini. Kehadiran Adam membuatku tersingkir dari kedudukan mulia bersama malaikat. Sakit hatiku masih tersisa hingga kini. Dahulu, hari ini, dan sampai kiamat, aku tetap takkan sudi bersujud kepada Adam."

Sampai akhirnya iblis pun tetap tak mau untuk bersujud kepada Adam sehingga gagallah upaya tobat yang diharapkan sebelumnya.

Friday, April 5, 2013

Mengenal Bala Tentara Iblis

Assalamu'alaikum wr. wb.

Iblis itu ternyata mempunyai bala tentara dari golongan manusia. Kelak di Hari Penghitungan amal (Yaumul Hisab, bala tentara itu akan mempertanggungjawabkan perbuatannya selama di dunia. Siapa saja mereka yang termasuk golongan para tentara iblis itu, ikutilah kisah di bawah ini.


Kisahnya

Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa kelak pada Hari Yaumul Hisab, malaikat mengumpulkan semua makhluk Allah SWT. Tiba-yiba saja terdengar sebuah seruan,
"Hadirkan Fir'aun ke sini. Mana orang-orang yang sombong dan takabur?"

Tak lama kemudian Fir'aun datang.
Kemudian mereka yang selama di dunia berlaku sombong juga berdatangan, lantas mereka berangkat ke neraka bersama-sama di bawah pimpinan Fir'aun. Tak lama kemudian terdengar suarabkeras yang berbunyi,
"Mana Musailamah Al-Kadzdzab?"

Musailamah Al-Khadzdzab kemudian maju atas inisiatifnya sendiri. Ia kemudian memanggil orang-orang yang mendustakan Al-Qur'an. Mereka berangkat ke neraka bersama-sama. Lalu terdengar pula ada seruan yang terakhir,
"Mana Iblis terkutuk?"

Tak lama berselang, Iblis pun sudah berada di depan. Seperti sudah mengerti maksud pemanggilannya. Iblis berkata,
"Wahai Hakim Yang Maha Adil, datangkanlah kepadaku tentaraku, para muadzinku, para pembacaku, mereka yang sejalan denganku, para menteriku, para ahli fiqihku, para penjagaku, para pedagangku, serta para penghalauku."

Para Sekutu Iblis

Iblis ditanya, siapakah para sekutumu yang engkau sebutkan itu?
Dia menjawab,
"Tentaraku adalah mereka yang mempunyai sifat rakus, para muadzinku adalah orang-orang yang salah bacaannya, sedangkan para pembacaku adalah mereka yang memiliki profesi penyanyi.

"Adapun orang-orang yang sejalan denganku adalah mereka yang mengiris muka dan tangannya kemudian diberi nilai, serta siapa saja yang diperlakukan demikian," jelas iblis.

"Kemudian mana ahli fiqihmu?" tanya suara itu lagi.
Para ahli fiqihku adalah mereka yang mengejek orang-orang yang mengushakan barang halal, jawab Iblis.
"Lalu siapakah para penjagamu?" tanya suara itu lagi.
Sedangkan para penjagaku adalah mereka yang mendatangi lemari arak dan yang tidak mau membayarkan zakatnya."
"Siapakah para pedagangmu?" tanya suara itu.
"Para pedagangku adlah mereka yang memperdagangkan barbathah (barang dan bunga terlarang), para pemukul dan genderangku adalah pemain musik. Sedangkan para penghalauku adalah mereka yang menanam pohon-pohon anggur untuk bisa dijadikan minuman memabukkan," jawab iblis lebih lanjut.

Di neraka nanti semua orang panik dan gelisah memikirkan nasibnya sendiri. Karenanya, mereka mencari Iblis yang mengajak mereka ke jalan yang salah. Itulah sebabnya, pada kesempatan itu mereka menghujat Iblis dan menuntut agar Iblis mau bertanggung jawab atas nasib mereka.

Iblis Tidak Mau Bertanggung Jawab

Namun apa yang terjadi, Iblis tidak mau disalahkan. Iblis tugasnya adalah untuk mempengaruhi dan mengajak manusia ke jalan yang sesat. Bagi mereka yang mau mengikutinya, maka Iblis tak mau bertanggung jawab sama sekali. Bagi Iblis dan Setan, mempengaruhi manusia merupakan perwujudan atas janjinya ketika ia tak mau tunduk kepada Allah SWT saat diperintahkan untuk bersujud kepada Nabi Adam as.

Pada zaman sebelum manusia menghuni dunia, Iblis telah bersumpah untuk mempengaruhi manusia dari segala arah. Hanya ada dua arah saja bagi manusia untuk menghindarkan diri dari pengaruh setan, yaitu dengan rukuk dan sujud, yang merupakan arah bawah. Dan arah atas yaitu dengan berdoa meminta perlindungan kepada Allah SWT.

Itulah bala tentara Iblis yang akan masuk ke neraka dari makhluk yang bernama manusia. Semoga kita terhindar dari godaan Iblis yang terkutuk.

Wallahu A'lam...
Semoga Bermanfaat.

Monday, March 4, 2013

Iblis dan Bala Tentaranya Dicegah Naik ke Langit

Assalamu'alaikum wr. wb.

Kisah Iblis dan setan serta bala tentaranya tiada habisnya untuk diceritakan sahabat.
Kapankah kejadian itu bermula...

Ternyata Iblis membuat pengakuan bahwa Iblis dan bala tentaranya dicegah oleh Allah SWT untuk naik ke langit pada saat kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dan sejak itulah setiap Maulud Nabi, Iblis dilarang naik ke atas langit. Kalau nekat naik ke langit, maka akan dihadang dengan serangan yang tidak diduganya. Bola-bola api menerjang mereka hingga kocar-kacir dan bahkan ada yang mati dari jin itu.


Kisahnya

Dalam Kitab Al-Jami Liakam Al-Qur'an, dijelaskan bahwa ada 2 hal yang dapat menyebabkan Iblis memekik dengan kerasnya serta menangis dengan tangisan yang memilukan.

Pertama, adalah ketika diturunkannya Surat Al Fatihah, yang mana surat ini adalah surat yang paling afdhal atau lebih utama di dalam Al Qur'an.

Kedua, Pada saat Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Beliau adalah makhluk yang paling mulia sejagat raya ini.
Karena berkat bimbingan beliau, orang yang sudah memiliki atau berbuat dosa setumpuk gunung pun bisa terhapus hanya dengan mengucapkan syahadat saja.

Dikelilingi Malaikat.

Kelahiran Nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 Rabi'ul Awal di Tahun Gajah, rupanya telah menjadi pukulan tersendiri bagi Iblis dan bala tentaranya. Bagaimana tidak, jika sebelumnya jin-jin bisa leluasa turun naik ke langit dan mencuri percakapan malaikat, maka sejak Rasulullah SAW lahir, maka mereka tidak bisa melakukannya kembali.

Ketika Iblis dan bala tentaranya dilarang naik ke langit, maka mereka berkumpul untuk membahasnya.
Mereka berkata,
"Dahulu kami bisa naik ke langit, akan tetapi hari ini kami telah dilarang untuk naik."

Iblis menjawab,
"Menyebarlah kalian semuanya di muka bumi dari barat sampai timur, dan perhatikanlah dengan seksama apa sebenarnya yang telah terjadi."

Setan-setan itu kemudian menyebar, dan akhirnya setelah mengelilingi muka bumi dari barat ke timur, sampailah mereka ke kota Makkah. Di sana tampak oleh mereka ada bayi kecil mungil yang dikelilingi oleh ribuan malaikat. Bayi tersebut memancarkan cahaya yang sangat terang hingga mencuat ke ujung langit. Sedangkan para malaikat satu persatu mengucapkan selamat atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Begitu para setan mendekati bayi mungil itu, belum sampai ke tempat, ada malaikat Jibril yang menendangnya hingga terlepar jauh sampai ke Aden.

Iblis Berteriak dengan Sangat Dahsyat.

Setelah melihat kejadian itu, setan-setan segera kembali menghadap Iblis dan menceritakan semua apa yang telah mereka saksikan di kota Makkah.

"Sesungguhnya telah lahir seorang bayi yang memancarkan cahaya yang sangat terang, bayi itu dikelilingi ribuan malaikat yang memberikan ucapan selamat," ujar salah seorang setan.

Mendengar hal itu, iblis pun berteriak dengan suara yang sangat dhsyat,
"Aaaaahhhh......!!! Telah keluar 'Ayatul Alam' dan rahmat bagi bani Adam...!!!"
"Karena itulah kalian semua telah dicegah untuk naik ke langit," kata Iblis setelah berteriak.

Memang benar, setelah Rasulullah lahir ke muka bumi, Allah SWT memerintahkan malaikat untuk menutup tujuh pintu langit dan menjaganya dari jin dan iblis. Sehingga mereka tidak bisa mencuri dengar perbincangan para malaikat dan berita dari langit lagi.

Kenapa Setan Mencuri Dengar Berita dari Langit.
Tak lain adalah untuk menyesatkan manusia, anak turun Nabi Adam as.
Kalau sebelumnya mereka mencuri dengar berita dari langit dan bersekongkol dengan para dukun untuk menyesatkan manusia, saat itu pula tidak bisa lagi mencuri dengar.

Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan setan mengenai perkara gaib dan ramalan-ramalan tamatlah sudah.

Sunday, February 24, 2013

Kisah Perseteruan Antara Iblis dan Nabi Yahya as

Nabi dan Rasul pun tak luput dari godaan iblis laknatullah.
Nabi Yaha as merupakan putra dari Nabi Zakaria as, dan keduanya menjadi Nabi dan Rasul Allah SWT.

Nabi Yahya as dari sejak kecil telah terpelihara dari perbuatan syirik (menyekutukan Tuhan) dan terpelihara dari maksiat.
Hal ini dijelaskan dengan Firman Allah SWT dalam Surat Maryam ayat 12-13.


Allah SWT berifrman,


يَا يَحْيَى خُذِ الْكِتَابَ بِقُوَّةٍ وَآتَيْنَاهُ الْحُكْمَ صَبِيًّا ١٢
وَحَنَانًا مِنْ لَدُنَّا وَزَكَاةً وَكَانَ تَقِيًّا ١٣

Artinya:
12. Hai Yahya, ambillah[1] Al kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. dan Kami berikan kepadanya hikmah[2] selagi ia masih kanak-kanak,
13. dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dan dosa). dan ia adalah seorang yang bertakwa,

[1] Maksudnya: pelajarilah Taurat itu, amalkan isinya, dan sampaikan kepada umatmu.
[2] Maksudnya: kenabian. atau pemahaman Taurat dan pendalaman agama.

Kisahnya

Pada suatu hari, datanglah iblis menghadap Nabi Yahya as dan berkata sebagaimana berikut terangkum dalam dialog.

Iblis : "Wahai Nabi Yahya, aku ingin memberimu nasehat."
Nabi Yahya as : "Kamu bohong. Kamu jangan menasehati aku, tetapi beritahukan kepadaku tentang anak cucu Nabi Adam as."
Iblis : "Anak cucu Adam itu menurut asal ada tiga golongan, yaitu:
1. Golongan yang paling keras terhadap golongan kami.
Bila saya menemukan kesempatan untuk untuk menggodanya, maka kesempatan itu tidak bisa saya manfaatkan sehingga kami tidak memperoleh apa-apa dari mereka.

2. Golongan yang kami kuasai.
Mereka ini ditangan kami tidak ubahnya seperti bola di tangan para anak-anak kami yang kapan saja bisa dimainkan. Kami puas atas mereka ini.

3. Golongan orang-orang seperti Anda.
Mereka ini oleh Allah SWT dilindungi sehingga saya tidak dapat menembus mereka.

Nabi Yahya as : "Kalau begitu, apakah kamu mampu menggoda saya?"
Iblis : "Tidak. Tapi hanya sekali saja saya mampu menggoda Anda. Yaitu ketika Anda menghadapi makanan, lalu Anda memakan makanan itu sekenyang-kenyangnya sampai Anda tertidur pada waktu itu. Saat itu Anda tidak melakukan shalat malam seperti pada malam-malam sebelumnya."
Nabi Yahya as :
(riwayat dari Abdullah bin Al Imam Ahmad Hambal dari Tsabit Al Bannani).

Karena Iblis tidak mampu menggoda Nabi Yahya as, maka iblis pun pergi untuk kembali nanti. Iblis berfikir, mungkin di kesempatan lain bisa menggoda Nabi Yahya as.


Kesempatan pun datang juga.
Iblis mendatangi Nabi Yahya as lagi, dan kali ini iblis tengah memperlihatkan dirinya dengan beberapa barang yang tergantung.
Dan terjadilah dialog lagi sebagaiman berikut.

Nabi Yahya as : "Apakah barang-barang yang tergantung itu, wahai Iblis laknatullah?"
Iblis : "Ini adalah beberapa syahwat yang saya dapat dari anak Adam.
Nabi Yahya as : "Apakah aku juga ada (syahwat)?"
Iblis : "Kadang-kadang Anda kebanyakan makan (maksudnya sekali itu saja hingga Beliau tertidur), lalu Anda berat untuk menjalankan shalat dan dzikir kepada Allah SWT."
Nabi Yahya as : "Apakah ada yang lain?"
Iblis : "Tidak ada. Wallahi tidak ada."
(Ini menunjukkan bahwa para Nabi dan Rasul itu benar-benar dilindungi oleh Allah SWT dari perbuatan dosa).

Nabi Yahya as : "Ketahuilah wahai Iblis, sesungguhnya Allah SWT tidak akan memenuhkan perut saya dari berbagai makanan."
Iblis : "Saya rasa demikian. Saya pun juga begitu, saya tidak akan memberi nasehat kepada anak cucu Adam."

Masih ada satu lagi riwayat tentang Nabi Yahya as.
Diriwayatkan dari Ibnu Abid Dunya dari Abdullah.
Saat itu, Iblis mendatangi Nabi Yahya as kali ketiga, dan dialogpun terjadi lagi.

Nabi Yahya as : "Wahai Iblis, tolong beritahu saya apakah yang paling engkai sukai dari manusia? Dan adakah yang paling engkau benci dari manusia."
Iblis : "Orang mukmin yang paling aku sukai adalah orang mukmin yang bakhil. Sedangkan orang mukmin yang paling aku benci adalah orang mukmin yang fasik (rusak amalny) tetapi dermawan."
Nabi Yahya as : "Mengapa bisa begitu?"
Iblis : "Orang mukmin yang bakhil itu menurut saya sudah cukup (untuk digoda amalnya). Tetapi kalau orang mukmin fasik yang suka bersedekah, saya khawatir kalau kedermawananya itu diketahui oleh Allah SWT lalu diterima amalnya, itu berarti saya tidak punya teman di neraka nanti."

Kemudian Iblis pergi dari hadapan Nabi Yahya as sambil berkata,
"Kalau Anda bukan Yahya UtusanNya, tentu saya tidak akan memberitahu tentang masalah ini."

Dari dialog dan percakapan antara Nabi Yahya as dan Iblis di atas telah disebutkan bahwa orang mukmin yang paling disukai oleh Iblis adalah orang mukmin yang bakhil/kikir. Karena seorang mukmin yang seperti ini telah menjadi teman iblis. Allah SWT membenci orang yang seperti ini.
Kenapa..?

Karena orang mukmin yang sedemikian itu telah beranggapan bahwa harta yang dimilikinya itu adalah hasil dari jerih payahnya sendiri tanpa pertolongan dan pemberian Allah SWT.
Na'uzubillah...

Untuk itulah admin menghimbau para pembaca Blog Kisah Teladan Islami ini untuk menafkahkan atau mensedekahkan sebagain harta/rezeki yang telah kita miliki ke jalan yang senantiasa diridhai Allah SWT.
Dan inilah nantinya yang akan menyelamatkan seseorang dari lembah kesesatan.

Wednesday, February 6, 2013

Roh Halus dan Jenisnya

Assalamu'alaikum wr. wrb.

Adapun yang namanya roh halus di Islam adalah termasuk golongan jin, dan banyak sekali macam atau namanya.


Nama-nama roh halus adalah:
  • Iblis.
  • Setan.
  • Ghawwashun.
  • Thayyarun.
  • Ifrit.
  • Maradah.
  • A'wan.
  • Tawabi'.
  • Qurena'.
  • Ammar.
  • dan lain sebagainya.

Roh Halus Juga Memiliki Agama.
Semua roh halus di atas itu mempunyai akidah (agama) yang berbeda-beda seperti keturunan Nabi Adam as yang empunyai berbagai akidah seperti Nasrani, Majusi dan lain-lain. Kebanyakan dari mereka adalah kufur, sombong, iri hati kecuali jin muslim dan mukmin.

Sebagaimana Firman Allah SWT,

قُلْ أُوحِيَ إِلَيَّ أَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِنَ الْجِنِّ فَقَالُوا إِنَّا سَمِعْنَا قُرْآنًا عَجَبًا ١
يَهْدِي إِلَى الرُّشْدِ فَآمَنَّا بِهِ وَلَنْ نُشْرِكَ بِرَبِّنَا أَحَدًا ٢

Artinya:

1. Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya Kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan.

2. (yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu Kami beriman kepadanya. dan Kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan Kami.

Berdasarkan firman Allah SWT tersebut di atas, maka jelaslah bahwa kehidupan mereka itu juga sama dengan kehidupan manusia, hanya alamnya saja yeng berbeda. Mereka itu ada yang durhakan atau membangkang dan ada pula yang taat atau patuh kepada Allah SWT seperti halnya manusia.


Wednesday, January 9, 2013

Asal Mula Kesombongan Iblis

Sahabat..tahukah kalian bahwa iblis itu memiliki riwayat apa dan bagaimana asal muasalnya iblis menjadi sombong, bahkan kesombongannya hingga hari kiamat tiba.
Sebagai pembelajaran dan renungan, janganlah kita umat Nabi Muhammad SAW memiliki sifat sombong seperti Iblis, sombong karena memiliki wajah tampan/cantik, sombong karena kaya dan berharta melimpah dan sebagainya.

Berikut Penuturannya.
Seperti kita ketahui bersama bahwa gembong kesesatan yang pertama adalah Iblis.
Dia berasal dari bangsa jin yang telah diciptakan Allah SWT sebelum manusia.

Bersama malaikat, dia ikut menyaksikan penciptaan manusia pertama, yaitu Nabi Adam as.
Ketika Allah memerintahkan mereka bersujud kepada Adam as, hanya Iblis yang menolak.

Al-Qur'an telah mengabadikan kecongkakan Iblis di hadapan Allah SWT.
Allah berfirman,
"Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?"

Iblis menjawab,
"Aku lebih baik daripadanya.
Engkau ciptakan aku dari api sedang Engkau ciptakan dia dari tanah."
(QS. Al-A'raaf:12).

Betapa sombongnya Iblis itu.
Padahal itu adalah perintah langsung dari Sang Pencipta.
Sombong...
Allah SWT menyuruh Iblis dan Malaikat untuk sujud tentu ada sesuatu yang lebih, sesuatu yang beda di diri Nabi Adam as.

BUKTI KELEBIHAN ADAM as.
Allah juga telah menunjukkan kelebihan Nabi Adam di hadapan Iblis.
Saat itu pula Allah memerintahkan Nabi Adam menyebutkan benda-benda yang ada di sekitarnya, dan mampu Nabi Adam menyebutnya satu persatu.

Ya...namanya juga sombong yang sudah mendarah daging, meski bukti kelebihan Nabi Adam telah ditampakkan langsung, masih saja Iblis merasa lebih baik.

Masih ingat kan kisah Raja dari segala raja yang pernah hidup di muka bumi ini.
Nabi Sulaiman.
Ya dialah Nabi Sulaiman yang banyak punggawanya, termasuk bangsa Jin yang tunduk kepada Nabi yang satu ini.

Riwayatnya, ada seorang alim yang lebih hebat ketimbang jin dan bangsanya termasuk Jin Ifrit yang terkenal kuat.
Ifrit mampu memindahkan singgasana Ratu Bilqis sebelum Nabi Sulaiman berdiri dari duduknya.
Namun ada seorang alim yang berkata bahwa dia mampu memindahkan singgasana Ratu Bilqis sebelum Nabi Sulaiman berkedip.
Subhanallah...
Cepat sekali orang alim ini mengalahkan Jin Ifrit.

Ada pula riwayat yang menyebutkan bahwa Iblis pernah berdialog dengan Nabi Musa dan ingin bertaubat.
Namun syarat yang harus dipenuhi Iblis berat untuk dilakukan, yaitu agar Iblis sujud ke makam Nabi Adam.
Iblis menolaknya juga.
Sombong sekali...

KESOMBONGAN TIADA BATASNYA.
Kesombongan Iblis bukan hanya menunjukkan kecongkakannya, akan tetapi juga menunjukkan kepada kita bahwa sombong itu tiada batasnya.

Iblis bukan hanya merasa lebih hebat daripada Nabi Adam as, tetapi juga merasa lebih tahu daripada Allah.
Iblis mencoba berargumen dengan Allah, mengatakan bahwa dirinya lebih baik karena diciptakan dari api, sedangkan manusia diciptakan dari tanah.

Seolah-olah masih ada hal yang tidak diketahui oleh Allah SWT, dan baru diketahui ketika Iblis mengatakannya.
Kita tidak tahu persis apa yang terjadi dalam pikiran Iblis ketika ia menolak perintah Allah tersebut.

Yang jelas, Iblis benar-benar bersikap sombong.
"Tidak masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi dari kesombongan."
(HR.Muslim).

Iblis telah benar-benar sombong karena menolak kebenaran yaitu menolak perintah Allah dan meremehkan Nabi Adam as.

Benarlah peringatan Allah SWT melalui Rasul-Nya.
Rasulullah SAW bersabda,
Allah SWT berfirman:
'Kesombongan adalah pakaikan-Ku, sedangkan kebesaran adalah selendang-Ku, maka siapa saja yang mencabut salah satu dari dua hal itu, maka ia akan Aku lemparkan ke neraka.'
(HR. Ibnu Majah).

Tuesday, January 8, 2013

Perahu Penyelamat di Jembatan Neraka

Assalamu'alaikum wr. wb.

Sahabat yang seagama dan seiman, ketahuilah bahwa kelak di akhirat, ada sebuah jembatan yang terbentang antara neraka dan surga yang dikenal dengan Jembatan Shirath. Banyak manusia yang tak sanggup melewati jembatan itu hingga mereka terperosok masuk ke dalam neraka. Namun, ada pula segolongan umat yang justru selamat sampai surga hingga dengan mudah karena mengendarai perahu.
Lalu siapakah mereka itu...

Sumber kisah adalah Kitab Daqoiqul Akbar Fii Dzikril Jannati Wan Naar, sebuah karya agung seorang Imam Abdirrhim bin Ahmad Al-Qadhiy.

Jembatan Shirat

Kisahnya.
Disebutkan bahwa Allah SWT telah menciptakan jembatan yang berada di atas neraka, terletak di atas neraka, sebuah jembatan yang sangat licin dan dapat menggelincirkan. Jembatan ini memiliki 7 pos yang setiap posnya memiliki jarak 3000 tahun. 1000 tahun berupa tanjakan yang tinggi, 1000 tahun berupa daratan biasa, dan 1000 tahun berupa lereng yang curam.

Sedangkan lebar jembatan tersebut lebih kecil dan lebih lembut dari sehelai rambut, lebih tajam daripada pedang dan lebih malam daripada malam yang pekat. Di setiap gardu atau posnya memiliki 7 cabang, dimana setiap cabang bentuknya bagaikan panah yang ujungnya tajam.

Melihat ganbaran jembatan seperti itu, tak heran banyak orang yang tergelincir masuk neraka. Tapi ada sekelompok umat yang begitu mudahnya melewati jembatan itu bagaikan secepat kilat, namun ada pula yang begitu sulit dan lamban melewatinya.

Syafaat Rasul.
Dalam suatu riwayat diceritakan bahwa sesungguhnya ketika manusia melewati jembatan, maka api neraka berada di bawah telapak kaki mereka, ada yang berada di atas kepala, ada yang berada di sebelah kanan atau kiri mereka dan di depan mereka.

Allah SWT berfirman,

وَإِنْ مِنْكُمْ إِلا وَارِدُهَا كَانَ عَلَى رَبِّكَ حَتْمًا مَقْضِيًّا ٧١
ثُمَّ نُنَجِّي الَّذِينَ اتَّقَوْا وَنَذَرُ الظَّالِمِينَ فِيهَا جِثِيًّا ٧٢

Artinya:
71. dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.
72. kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam Keadaan berlutut.

Sedangkan neraka itu selalu memakan tubuhnya mulai dari kulit sampai daging sehingga orang yang lewat di atas jembatan itu bagaikan arang hitam, kecuali orang-orang yang selamat dan diselamatkan, diselamatkan di sini dlam arti bahwa diselamatkan oleh Rasulullah SAW.

Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa nanti pada hari kiamat, datanglah sekelompok umat lalu mereka naik ke atas jembatan itu dan Rasulullah SAW pun menoleh kepada mereka seraya berkata,
"Siapakah kalian?"
"Kami adalah umatmu...," jawab mereka.

Rasulullah SAW bersabda,
"Apakah kalian telah melaksanakan perintah-perintahku?"
"Tidak," kata mereka.
Kemudian Rasulullah SAW pun pergi meninggalkan mereka, hingga terjerumuslah mereka ke dalam neraka Jahnnam.

Kemudian datang lagi sekelompok umat lain dan Rasulullah SAW bertanya,
"Apakah kalian berada pada syariat Nabi kalian? Dan adakah kalian berjalan di atas jalan-Nya yang benar?"
"Ya," kata mereka.
Maka dapatlah mereka melewati jembatan itu, dan apabila mereka menjawab "tidak", maka terejrumuslah mereka ke dalam api nereka. Bagi mereka yang tergelincir ke dalam nereka, mereka selalu mengharap syafaat Rasulullah SAW.

Masjid Bisa Menjadi Penolong.
Inilah yang menjadi topik dalam kisah Islam ini, dimana masjid bisa menolong siapa saja yang selalu aktif menjalankan ibadah di dalam masjid itu.

Dalam suatu hadits diterangkan bahwa ada suatu kaum yang datang dan berhenti di atas Shirat seraya berkata,
"Siapakah gerangan yang bakal menyelamatkan kita dari api neraka, padahal kita tidak kuasa melewati jembatan ini."
Mereka menangis sejadi-jadinya mengharap pertolongan dengan amat sangat.

Lalu muncullah Malaikat Jibril dan bertanya kepada meraka,
"Apakah yang menghalangi kalian untuk melewati jembatan Shirat ini?"
"Kami takut dengan api neraka," jawab umat itu.
"Apakah ketika di dunia kalian menemui lautan? Bagaimana kalian menyeberanginya?" tanya Malaikat Jibril.
"Kami mengendari perahu," jawab umat itu.

Kemudian Malaikat Jibril mendatangkan kepada meraka sebuah masjid dalam bentuk perahu yang mana mereka pernah shalat di dalamnya. Maka duduklah mereka di atas masjid itu, melewati jembatan maut dan dikatakan (Jibril) kepada meraka,
"Inilah masjid-masjid yang telah kalian pergunakan untuk shalat berjamaah."

Subhanallah...
Semoga kita bisa melanggengkan shalat berjamaah di masjid, karena masjid itu bisa menolong kita melewati jembatan Shirat nantinya.

Riwayat bisa dibaca dalam kitab Daqoiqul Akbar Fii Dzikril Jannati Wan Naar, sebuah karya agung seorang Imam Abdirrhim bin Ahmad Al-Qadhiy.

Monday, January 7, 2013

10 Permintaan Iblis Kepada Allah Swt

Assalamu'alaikum wr. wb. sahabat...

Namanya iblis laknatullah memiliki cita-cita untuk menjurumuskan manusia agar berbuat sesat.
Karena iblis sudah dimurkai dan dilaknat oleh Allah SWT, maka iblis pun memiliki permintaan-permintaan kepada Tuhan.
Oh iya, buat para sahabat yang menyukai artikel Kisah Teladan Islami, bisa mengikuti perkembangan update posting via facebook di Kisah Teladan Islami

Kisahnya
Iblis berkata, Wahai Muhammad, aku tidak bisa menyesatkan orang, aku hanya bisa membisikkan dan menggoda. Jika aku bisa menyesatkan maka tidak akan tersisa seorangpun, sebagaimana dirimu, kamu tidak dapat memberikan hidayah sedikitpun. Engkau hanya Rasul yamg menyampaikan amanah . Jika kau bisa memberi hidayah maka tak ada seorangpun yang kafir di muka bumi ini. Bahkan engkau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara hidupnya.

Orang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya, sedangkan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara sejak dalam kandungan.
(Hadits riwayat, Muadz bin Jabal ra & dari Ibnu Abbas ra.)

IBLIS

Allah SWT berfirman,

وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ النَّاسَ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلا يَزَالُونَ مُخْتَلِفِينَ ١١٨
إِلا مَنْ رَحِمَ رَبُّكَ وَلِذَلِكَ خَلَقَهُمْ وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لأمْلأنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ ١١٩

Artinya:
118. Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka Senantiasa berselisih pendapat,
119. kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. dan untuk Itulah Allah menciptakan mereka. kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: Sesungguhnya aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya.
(QS. Hud :118-119)

Allah SWT berfirman,

مَا كَانَ عَلَى النَّبِيِّ مِنْ حَرَجٍ فِيمَا فَرَضَ اللَّهُ لَهُ سُنَّةَ اللَّهِ فِي الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلُ وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ قَدَرًا مَقْدُورًا٣٨  

Artinya:
"Tidak ada suatu keberatanpun atas Nabi tentang apa yang telah ditetapkan Allah baginya. (Allah telah menetapkan yang demikian) sebagai sunnah-Nya pada nabi-nabi yang telah berlalu dahulu dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku.."
(QS.Al Ahzab :38)

Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan tinta pena telah lama kering . Maha suci Allah yang telah menjadikanmu pemimpin para nabi dan Rasul , pemimpin penduduk surga dan telah menjadikan aku pemimpin penduduk neraka jahanam .
Aku ini si celaka terusir. Inilah yang ingin aku sampaikan kepadamu dan aku tak berbohong.

10 Permintaan Iblis Kepada Allah Swt adalah sebagai berikut:

1. Aku meminta agar Allah membiarkanku berbagi alam harta dan anak manusia ,Allah mengizinkan " Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka (tetapi) tidaklah janji setan kecuali semua itu tipuan"(QS.Al Isra-64)
Aku akan makan dari harta yang tidak dizakatkan.Aku juga makan makanan haram yang bercampur dengan riba . ku makan juga makanan yang tidak dibacakan atas nama Allah

2. Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang-0orang yang berhubungan (bersetubuh) dengan istrinya tanpa berlindung kepada Allah. Setan akan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada setan.

3. Aku minta agar aku bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan yang berjalan tidak untuk tujuan yang halal.

4. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.

5. Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagi masjidku.

6. Aku minta agar Allah menjadikan sya'ir ( dari penyair) sebagai qur'anku.

7. Aku meminta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.

8. Aku meminta agar Allah memberikanku saudara , yaitu orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat . Allah berfirman "Orang yang boros adalah saudara-saudara setan."
(QS.Al Isra' 27)

9. Aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa
melihatku. (dengan seizin Allah hanya sebagian saja yang bisa melihatku)

10. Aku meminta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab " silahkan " dan aku bangga dengan kemampuan tersebut hingga hari kiamat. sebagian besar manusia bersamaku dihari kiamat.

Sumber: syajaratul kaun dan hikayah iblis.

Wednesday, January 2, 2013

Surat dari Iblis untuk Umat Manusia

Kisah islami teladan di malam hari menghadirkan sebuah kisah bertajuk surat dari iblis yang terkutuk untuk umat manusia. Entah surat ini benar atau tidak, tapi tertanda iblis di bawah surat ini.

Yang jelas, admin mengajak kita semua untuk merenungkan apa tujuan kita hidup di dunia ini, apakah untuk bersekutu dengan iblis atau melawan iblis dengan segala kemampuan yang ada.


SURAT IBLIS untuk UMAT MANUSIA

Manusia yang kami hormati..
Kasih, pengampunan, dan keselamatan dari Tuhan semoga tak tercurah untuk kalian..

Kalau ada ciptaan Tuhan yang paling banyak dirugikan, itulah kami. Sejak diciptakannya manusia, dan kemudian dijadikan penghuni bumi, tak henti-hentinya kami dijadikan kambing hitam, pembenaran, bahkan seolah-olah menjadi penyebab dari semua tindakan keliru yang dilakukan manusia.

Dari saat matahari terbit hingga terbit kembali keesokan harinya, kami juga jadi sasaran hujatan, penghinaan, yang dilakukan oleh semua kalangan, mulai dari penjahat hingga pejabat, yang kafir sampai yang selalu berzikir, yang royal juga yang kikir.
Untuk Anda ketahui, semua yang kami lakukan adalah atas mandat dari Tuhan kita. Tanpa itu, apalah daya kami. Sekali lagi, semua tindakan kami adalah atas mandat dan izin dari Tuhan. Sementara Anda, kami tahu betul, sering kali berbuat sesuatu tanpa izin dari Dia: menebang hutan, memakan uang rakyat, memperkosa hak-hak anak dan perempuan, dan seterusnya.

Beberapa abad belakangan, kami secara signifikan telah mengurangi kegiatan goda-menggoda seperti diceritakan dalam doktrin agama kalian. Kalian sudah jauh lebih kreatif dalam kejahatan. Bayangkan, Anda bisa tampak shaleh, peduli rakyat, penuh cinta kasih, padahal di dalam busuk!

Kami bangsa Iblis, tidak pernah munafik seperti itu. Garis tegas telah kami buat. Kami profesional, dan taat pada kontrak yang kami buat dengan Tuhan.
Memang dalam kegeraman beradab-abad ini, kadang-kadang kami juga dapat hiburan dari kekonyolan kalian. Bayangkan, tidak sedikit dari kalian yang begitu bersemangatnya ingin membantu Tuhan untuk menghadapi kami.

Kalian pikir Tuhan perlu itu? Kalau Dia mau, kontrak yang kami buat bisa dibatalkan kapan saja. Tidak saja diberhentikan, kami juga bisa dimusnahkan, semudah Anda menghapus data film porno dalam sebuah flashdisk.





Kalian terlalu banyak menonton film superhero buatan Hollywood seperti Spiderman atau Superman sih: bahwa selalu ada sesuatu yang jahat sebagai rival yang baik. Bahwa ada kami, para iblis selaku sparring partner yang imbang buat Tuhan. Kalian bahkan membayangkan, kadang Tuhan sampai ngos-ngosan untuk menghadapi kami, seperti Spiderman sesekali sampai tercabik-cabik bajunya menghadapi Green Goblin.
Dan untuk itu, kalian berdiri di sisi Tuhan, menjadi pembelanya untuk mengeroyok kami, dengan pedang, bom potassium, iuran ke rumah ibadah, atau khutbah berapi-api.

Oh My Ghost…. Malu kami jadinya. Tersanjung karena dianggap begitu perkasa. Kami sungguh tak sehebat itu. Hanya Dialah yang Mahahebat. Kita, kami dan Anda, ada di sini, hidup sejenak, hanya karena sebuah kontrak, sebuah mandat. (Bedanya, kami taat, Anda ingkar.)
Ke depan, mestinya kita memperbanyak kerja sama. Kami adalah sumber ambisi, motivasi, passion, hasrat, energi. Masa kalian tak bisa mengambil nilai-nilai positif itu. Jadi, Anda menggunakan metode-metode kami, untuk tujuan-tujuan kemanusiaan dan kemuliaan.

Oh, tidak apa-apa. Bagi kami, tidak menjadi masalah, apakah berhasil atau tidak menggoda Anda. Sesuatu dinilai bukan dari hasil, tetapi proses. Itulah profesionalisme. Banyak atau sedikit manusia yang tergelincir dalam dosa, sama sekali tidak akan menambah atau mengurangi penghasilan kami. Kontrak kerja kami fixed, bukan seperti kontrak dengan buruh yang kalian buat.
Malah, syukur-syukur kami memang dianggap gagal, sehingga dipensiunkan dini, dari pekerjaan yang semakin tidak asyik ini. Ditugaskan menjadi seekor kupu-kupu, atau kuntum bunga di lereng bukit, sepertinya jauh lebih menarik.

Akhirnya, terima kasih atas perhatian Anda. Dan untuk selalu Anda ingat, kami tidak begitu berkenan sesungguhnya, untuk bertetangga dengan Anda di neraka. Kami dari api, sehingga neraka memang sesuatu yang suitable buat kami. Sementara Anda, akan mengeluarkan bau hangus, dari kulit yang mengelupas, dan daging yang terpanggang. Mengapa kami tetap saja menggoda, semata-mata karena asas profesionalitas, termasuk ketaatan pada kontrak kerja tadi.

Sekali lagi, kasih, pengampunan, dan keselamatan dari Tuhan semoga jauh tercurah untuk kalian
Sungguh! Kalian adalah sahabatku yang terkasih.


Tertanda, yang terkutuk


IBLIS

Friday, October 5, 2012

Dialog Iblis dan Penebang Kayu

Dari Hasan, Mubarak bin Fadhilah telah meriwayatkan untuk kita semua. Sebuah kisah teladan islami yang bisa dijadikan panutan untuk umat Islam agar selalu zikir dan ingat terhadap Allah SWT.


Kisahnya.
Dahulu ada sebuah pohon yang disembah, selain Allah SWT.
Kemudian datanglah seorang laki-laki mendatanginya dan berkata,
"Aku akan menebang pohon ini."
Pada mulanya si penebang pohon ini datang untuk menebang karena takut akan Murka Allah SWT.

Maka iblispun datang dengan bentuk menyerupai manusia dan menghadang si penebang pohon,
"Apa yang hendak kau lakukan?" tanya iblis.
"Aku hendak menebang pohon yang dijadikan sembahan selain Allah SWT," jawab si penebang pohon.
"Jika engkau tidak menyembahnya, ia tidak akan membahayakanmu," jawab iblis.
"Aku tetap akan menebangnya," kata si penebang kayu.

Iblis terus menerus menggoda si penebang pohon.
"Adakah jalan lain yang lebih baik untukmu? Jika engkau tidak menebang pohon itu maka engkau akan mendapatkan 2 dinar setiap pagi di bawah bantalmu." kata iblis.
"Darimana engkau mendapatkannya?" tanya si penebang kayu.
"Aku yang akan memberikannya kepadamu." jawab iblis yang menjelma menjadi manusia itu.

Kemudian laki-laki penebang pohon kembali pulang ke rumahnya dan mengurungkan niatnya untuk menebang pohon. Maka pada paginya ia mendapatkan uang 2 dinar di bawah bantalnya.
Namun pada hari berikutnya uang tersebut tidak ditemukan di bawah bantalnya lagi. Si penebang kayu marah dan bergegas menuju pohon yang jadi sembahan tersebut dan bermaksud menebangnya kali ini.

Di tengah perjalanan, iblis muncul lagi dengan rupa asli dan menghadangnya.
"Apa yang hendak engkau lakukan?" tanya iblis.
"Aku hendak menebang pohon yang disembah selain Allah SWT," jawab si penebang kayu.
"Engkau telah berbohong, engkau tidak akan bisa menebang pohon itu," kata iblis lagi.

Akhirnya penebang pohon tetap pergi untuk menebang pohon. Namun iblis juga tak membiarkannya, ia memukul dan mencekiknya sampai hampir mati.

Lalu iblis berkata,
"Tahukah engkau siapa sebenarnya aku? Aku adalah Iblis. Pertama kali engkau marah dan hendak menebang pohon itu karena hanya mencari ridha Allah SWT. Saat itu, aku tidak mampu emnghalangimu, maka aku membujukmu melalui uang 2 dinar. Saat itu engkau tudak jadi menebang pohon terwebut. Maka ketika engkau marah dan hendak menebang pohon hanya karena uang 2 dinar, aku dapat menghalangi dan mengalahkanmu."

Saturday, August 18, 2012

Dialog Setan dan Rahib

Dari Wahab bin Munabbih ra, diberitakan oleh Muhammad bin Abil Qasim bahwasanya pada masa Nabi Isa as, setan berniat menjerumuskan seorang rahib yang sedang bertapa.
Namun usaha setan tersebut tidak membuahkan hasil walaupun dengan berbagai cara ia menggoda.

Kemudian setan mendatangi sang rahib dengan rupa yang menyerupai Nabi Isa as.
Setan memanggil,
"Wahai rahib, mendekatlah kepadaku, aku akan menyampaikan sesuatu kepadamu."
Sang rahib berkata,
"Menjauhlah dariku, aku tak mau menghabiskan umurku dengan membuang-buang waktu."

Setan terus menerus membujuk.
"Marilah mendekat kepadaku, aku adalah Isa Al-Masih."
Sang rahib menjawab,
"Jika engkau benar-benar Isa Al-Masih as, aku sama sekali tidak membutuhkanmu."
"Bukankah dia telah memerintahkan kepada kami untuk beribadah dan memperingati kami dengan hari kiamat."

"Menjauhlah dariku, aku tidak membutuhkanmu," kata rahib.
Maka setan pun pergi dan meninggalkan sang rahib.

Saturday, July 21, 2012

Setan Membuat Pikiran Manusia Bingung

Kisah islamiah di malam hari ini hadir dengan kisah setan dan iblis, setelah sebelumnya postingan tentang Jenazah Rasulullah akan Dicuri Nasrani, yang sangat menarik sekali untuk disimak.

Eiit...namun kisah baru ini juga tak kalah menariknya loh.
Setan yang menyamar menjadi manusia, menghadap Rasulullah SAW untuk membuat bingung pikiran manusia.

Memang sih setelah iblis diturunkan dari surga ke bumi, ia bersumpah akan terus menjerumuskan orang untuk berbuat maksiat dan melupakan perintah Allah SWT.
Gimana kisahnya.


Kisahnya.

Kisah ini diriwayatkan oleh Ibnu Umar ra.
Pada suatu hari para sahabat sedang duduk di hadapan Rasulullah SAW, dan tiba-tiba saja ada seseorang yang tak dikenal datang dan bergabung dalam acara itu.

Orang asing tersebut berwajah buruk, pakaiannya jelek dan kumal serta aromanya tak sedap.
Dengan pedenya orang tersebut melontarkan pertanyaan kepada Rasulullah SAW tanpa terlebih dulu uluk salam.

"Siapakah yang menciptakan Anda?" tanya orang itu.
"Wahai orang asing, aku dan kamu serta semua makhluk di bumi dan di langit ini merupakan ciptaan Allah SWT," ujar Rasulullah SAW.
"Lalu siapa yang menciptakan langit dan bumi?" tanya orang asing itu lagi.
"Langit dan bumi jua merupakan ciptaan Allah SWT," jelas Rasulullah SAW.

Setan Tumbuhkan Keraguan.
Orang asing itu menganggukkan kepalanya seakan setuju dan paham maksud yang diutarakan oleh Rasulullah SAW. Namun apa yang terjadi.
Orang asing itu kemudian melayangkan pertanyaan kembali, dengan pertanyaan yang tidak umum sama sekali.

"Jika demikian, siapakah yang menciptakan Allah SWT," tanya orang asing itu.
"Subhanallah...Maha Suci Allah," ujar Rasulullah SAW.
Rasulullah SAW terdiam sejenak dan mengamati orang asing itu yang berkata aneh itu. Bukankah Allah SWT memiliki sifat Wujud, Qidam, Baqa dan seterusnya.
Setelah diamati dalam-dalam, Rasulullah SAW mengetahui bahwa orang asing itu adalah jelmaan setan.

Karena merasa Rasulullah sudah mengetahui jati dirinya, akhirnya orang itu segera pergi meninggalkan tempat itu. Rasulullah SAW menyuruh kepada para sahabatnya untuk mengejar dan menangkap orang asing itu.
"Panggillah laki-laki itu," perintah Rasulullah SAW.
Para sahabat kemudian mencari laki-laki asing itu, tapi mereka tak menemukannya.

Orang asing itu lenyap seketika bak ditelan bumi saja.
Lantas salah seorang sahabat bertanya,
"Wahai Rasulullah SAW, siapakah laki-laki itu."
"Ketahuilah, ia adalah setan, ia datang untuk membuat kalian ragu-ragu dalam agama kalian," jelas Rasulullah SAW,

Friday, May 25, 2012

Ulama Menampar Wajah Setan

Kisah Islamiah sore dengan Kisah Jin bernama Setan.
Memang setan ini dikenal sebagai makhluk yang pantang menyerah dalam menjerumuskan manusia menuju kemaksiatan dan berpaling dari Allah SWT.

Akan tetapi tidak semua manusia bisa dibujuknya.
Buktinya adalah ketika setan mencoba membujuk ulama terkenal yang bernama Syeikh Abdul Qadir Jaelani, siasat setan tak berhasil sama sekali.
Malah setan tersebut ditampar oleh Sang Syeikh.


Berikut Kisahnya.
Pada suatu hari Syeikh Abdul Qadir didatangi setan yang menyamar sebagai manusia biasa. Sosok tubuhnya buruk menjijikkan, pakaiannya compang-camping dan bau badannya busuk.

Setan berkata,
"Saya datang jauh-jauh untuk menghadapmu semata dengan maksud menjadi pelayan Syeikh. Semoga saya dapat diterima."

Permintaan setan diacuhkan oleh Syeikh Abdul Qadir Al Jaelani yang kemudian menampar wajah setan tersebut. Setelah ditampar, seketika itu juga setan tersebut menghilang tanpa bekas.

Setan Membawa Obor Menyala.
Setelah ditampar, tak berapa lama kemudian setan muncul lagi sambil membawa obor yang menyala. Obor tersebut hendak digunakan untuk membakar Sang Syeikh.

Begitu melihat kedatangan setan yang membawa obor yang menyala, Syeikh lalu mengambil sebilah pedang yang tergantung di tembok. Ketika pedang itu endak ditebaskan, setan langsung lari terbirit-birit.



Setan tak jera.
Seolah-olah taj jera, setan masih datang lagi tiada kapoknya.
Kali ini setan datang dengan berpura-pura menangis. Tapi ya karena yang digodanya adalah bukan orang yang sembarangan, setan kesulitan.

Setan tersebut menangis sambil meminta ampun kepada Sang Syeikh.
Setan berjanji tidak akan menggoda Syeikh lagi. Akan tetapi, diam-diam setan membawa peralatan untuk menggoda manusia.

"Saya datang untuk meminta maaf darimu wahai Syeikh," kata setan.
"Enyah engkau, berkali-kali kamu datang dan menggodaku dan aku tidak akan terperdaya dengan rayuanmu," bentak Syeikh.

Dengan cekatan Sang Syeikh merampas peralatan yang dibawa setan dan diredamnya.
Akibat dari kegagalan usahanya, setan itu akhirnya kabur dan tidak nongol lagi sambil berkata,
"Dengan ilmumu dan rahmat Allah, engkau selamay dari tipuan dan rayuanku, padahal aku telah menggoda dan menyesat sebanyak 70 orang yang sedang menuntut ilmu ketauhidan."

Wednesday, April 11, 2012

Iblis Menyamar jadi Murid Waliyullah

Alhamdulilah, Kisah Islamiah bisa hadir kembali dan kali ini akan bercerita tentang Iblis dan bala tentaranya.
Iblis dan sekutunya akan tetap berupaya mengganggu dan menggiring manusia agar berpaling dari perintah Allah SWT. Seperti kisah ini, ada Waliyullah yang bernama Imam Juneid juga tak luput dari hasutannya.

Namun, karena Imam Juneid ini berilmu agama yang tinggi, Iblis pun akhirnya menyerah kalah dan lari dari hadapan Waliyullah tersebut.
Ingin tahu kisahnya kan.

Kisahnya.
Bukan hanya orang awam saja yang dijadikan sasaran oleh iblis dan sekutunya. Para waliyullah dan ulama pun bisa jadi target hasutan mereka. Salah satunya adalah Imam Juneid, yang merupakan seorang hamba Allah SWT yang terkenal dengan pemahaman ilmu Fiqihnya.

Imam Juneid ini memiliki kebiasaan beribadah di atas rata-rata umat islam lainnya. Bayangkan saja, dalam sehari Beliau bisa melakukan shalat sunnah sebanyak 400 raka'at. Selain itu juga istiqamah berpuasa dan berzikir di malam harinya.

Iblis Menyamar.
Pada suatu hari, iblis masuk ke rumah Imam Juneid dengan menyamar sebagai salah satu muridnya dan berkata,
"Wahai Waliyullah, aku ingin mengabdi kepadamu tanpa upah, bolehkah?"
(Sebenarnya Imam Juneid sudah tahu bahwa itu adalah iblis).
""Silahkan lakukan," jawab Imam Juneid sinkat.

Iblis pun akhirnya mengabdi kepada Imam Juneidseperti para murid lainnya. Ia berusaha melakukan apa saja yang diperintahkan oleh Imam Juneid, namun di balik ketaatannya itu, iblis memiliki siasat jahat, ada udang dibalik batu.
Ia berharap dapat memasuki hati dari Imam Juneid.

Tak tanggung-tanggung, Iblis ini mengabdi kepada Imam Juneid sepuluh tahun lamanya.
Selama sepuluh tahun lamanya iblis menyamar, siasatnya belum juga membuahkan hasil. Iblis merasa telah gagal menembus hati Imam Juneid yang tak pernah lupa sedikitpun untuk berzikir kepada Allah SWT.

Bukankah iblis tak kuasa menggoda anak Adam yang selalu ingat dan berzikir kepada Allah SWT. Itulah janji Allah SWT tatkala iblis akan dikeluarkan dari Surga dan dilaknat oleh Yang Maha Perkasa. (ingat Kisah Nabi Adam as).

Iblis Mengaku Menyerah.
Bukan main ketaatan Imam Juneid kepada Allah SWT. Akhirnya iblispun menyerah dalam penyamarannya dan memutuskan untuk berpamitan meninggalkan Imam Juneid.

"Wahai Waliyullah, sesungguhnya aku adalah iblis yang menyamar menjadi salah satu muridmu. Aku ingin memasuki hatimu, akan tetapi aku tidak bisa karena setiap kedip mata engkau tak pernah lupa berzikir kepada Allah SWT," keterusternagan iblis kepada Imam Juneid.
"Aku sudah tahu kalau engkau adalah iblis, makanya aku menjadikanmu pelayan untuk menyiksamu, dan kelak di akhirat nanti kamu tidak akan mendapat pahala dari Allah SWT," tutur Imam Juneid.

Iblis tersentak kaget, bagaimana mungkin Waliyullah seperti Imam Juneid ini mengetahui kalau dia adalah iblis. Iblispun berkata lebih lanjut,
"Aku tidak mel;ihat kesombongan dalam hatimu dan itu menjadi sumber kekuatanmu."

"Pergilah kamu wahai iblis laknatullah, kamu hanya bisa masuk ke dalam hati manusia yang telah diliputi takabbur dan sombong, keluar dan pergilah dengan hina engkau iblis," usir Imam Juneid.

Akhirnya iblispun mengaku kalah.
Ia menghilang dari hadapan Imam Juneid yang terbukti tak mampu digodanya sedikitpun.

Thursday, February 2, 2012

Dialog Iblis dan Nabi Musa

Kisah Islamiah sore dengan kisah iblis dan Nabi Musa as.
Ada-ada saja cara iblis ini untuk menggoda kekasih Allah SWT yang satu ini, Nabi Musa as. Meski begitu, usaha iblis selalu kandas, karena Nabi Musa as selalu dilindungi oleh Sang Pencipta.


Kisahnya.
Pada suatu ketika, Nabi Musa as sedang duduk dalam suatu majelis, hingga datanglah seseorang yang mengaku bernama iblis dengan memakai mantel berwarna-warni.
Setelah ia dekat dengan Nabi Musa as, maka mantelnya dilepas lalu diletakkan.

Setelah itu terjadilah dialog sebagai berikut ini.

Dialog dalam Majelis.
Iblis: Assalamu'alaikum wahai Musa.
Nabi Musa as: 'Alaihissalam, siapakah Anda ini?
Iblis: Saya adalah Iblis.
Nabi Musa as: Semoga Allah SWT tidak memberi penghargaan padamu. Apa maksudmu datang kemari?
Iblis: Aku datang kepadamu untuk masuk islam karena kedudukanku di sisi Allah SWT.
Nabi Musa as: Apa yang engkau ketahui tentang dirimu?
Iblis: Aku selalu menggoda hati para hamba Allah SWT.

Nabi Musa as: Apakah sesuatu yang dilakukan manusia, kemudian kamu menguasainya?
Iblis: Jika ia menyombongkan diri, jika ia merasa banyak amalnya, dan jika ia lupa pada dosa-dosanya.


Dialog Riwayat Abu Bakar Al-Quraisy.
Abu Bakar Al-Quraisy berkata dari Ibnu Umar.

Iblis: Wahai Musa, engkau sbagai Rasul yang dipilih oleh Allah SWT dan Allah SWT sendiri yang berbicara denganmu. Sedangkan aku hanyalah makhluk Allah SWT. Aku berdosa kepada ALlah SWT.
Nabi Musa as: Sesungguhnya engkau disuruh Allah SWT supaya engkau bersujud kepada Adam as di kuburnya, maka taubatmu akan diterima.

Lagi-lagi iblis berlaku sombong dan takabur.
Iblis: Ketika Adam masih hidup saja aku tidak mau bersujud kepadanya, apalagi aku disuruh sujud ketika dia sudah meninggal dunia.
Nabi Musa as: Janganlah berlaku sombong dan takabur.
Iblis: Wahai Musa, engkau mempunyai hak untuk memohon pertolongan kepada Tuhanmu. Maka ingatlah kepadaku dalam 3 hal.

Tiga hal pesan Iblis kepada Nabi Musa as.
1. Ingatlah kepadaku ketika engkau marah, karena petunjukku ada di dalam hatimu, dan mataku ada di dalam matamu, serta aku berjalan di tubuhmu melalui jalannya darah.
2. Ingatlah kepadaku ketika engkau dalam pertempuran, dalam peperangan. Karena aku datang pada anak Adam untuk mengganggu ketika bertempur. Maka ingatkanlah tentang keluarganya dan hartanya.
(Dengan begitu tidak akan mundur perang).
3. Jangan sekali-kali di tempat sepi bersama seorang perempuan.
(Maksudnya dia iblis akan mengganggu supaya keduany sama-sama terjerumus).

Sunday, January 29, 2012

Dialog antara Iblis dan Nabi Isa

Kisah Islamiah sore dengan dialog antara Iblis dan Nabi Isa as.
Nabi Isa as menyatakan bahwa dirinya bukanlah Tuhan, melainkan hanya hamba Allah SWT seperti kebanyakan Nabi dan Rasul lainnya.


Kisahnya.
Pada suatu hari Nabi Isa as bertemu dengan iblis laknatullah dan terjadilah percakapan antara keduanya.

Dialog Pertama
Iblis: Wahi Isa bin Maryam, dari sifat Ketuhanan itu sampai engkau mampu berbicara ketika engkau masih bayi. Padahal tak seorang pun yang mampu berbicara seperti engkau sebelum kamu.
Nabi Isa as: Yang memiliki sifat Ketuhanan itu adalah Dzat yang membuat saya mampu berbicara dan Dzat yang mematikan saya, kemudian menghidupkan saya kembali.

Iblis: Bukan begitu maksudku, akan tetapi engkaulah orang yang telah sampai pada tingkat menjadi Tuhan sehingga engkau mampu menghidupkan orang yang telah meninggal dunia.
Nabi Isa as: Bukan begitu, sifat Ketuhanan itu adalah milik ALlah SWT sebagai Dzat yang menghidupkan dan mematikan orang yang saya matikan lalu dihidupkan Allah SWT.
(Jadi bukan saya yang menghidupkan, maksud-red).
Saya hanya perantara saja.
Iblis: Demi Allah, engkau adalah Tuhan di langit dan Tuhan di bumi.

Begitu iblis berbicara demikian, maka turunlah Malaikat Jibril yang dengan sayapnya, Iblis dipukul sampai ke matahari. Lalu ada pukulan sayap yang kedua iblis terlempar sampai ke sumber air panas lalu dilempar lagi sampai ke lautan yang ke tujuh.

Dialog ke Dua
Ketika Nabi Isa as mengerjakan shalat di Baitul Maqdis, ia ditemui oleh iblis dan berkata,
"Sesungguhnya engkau tidak pantas menjadi seorang hamba, sebaiknya engkau menjadi Tuhan."
Namun Nabi Isa as selalu berusaha melepaskan diri dari gangguan iblis terlaknat itu, namun masih belum bisa terlepas.

Kemudian Iblis berkata lagi,
"Tidak patut engkau menjadi hamba."
Nabi Isa as lalu memohon pertolongan kepada Allah SWT dan kemudian Jibril datang bersama Mikail. Iblis dikepung lalu iblis dihantam dengan sayap Malaikat Jibril dan dibuang ke lembah jurang.

Iblis tidak kenal menyerah dan putus asa dalam menjalankan tugasnya.
Iblis lalu datang lagi kepada nabi Isa as, karena iblis tahu bahwa kedua malaikat itu tidak diutus kecuali hanya untuk itu saja, lainnya tidak.

Iblis mengulangi ucapnnya kepada Nabi Isa as bahwa Nabi Isa as tidak patut menjadi hamba.
Iblis berkata,
"Aku tahu apa yang terjadi ketika engkau marah. Aku mengajakmu untuk sesuatu yang memang seharusnya menjadi hakmu yaitu memerintah setan supaya setan itu tunduk kepadamu, sebab apabila manusia mengetahui bahwa setan-setan itu tunduk kepadamu, maka manusia pun lalu taat kepadamu dan menyembahmu."

"Aku tidak mengatakan bahwa engkau adalah Tuhan dan tidak ada Tuhan yang lain. tetapi maksud saya engkau adalah Tuhan di bumi dan Allah SWT Tuhan di langit."
Mendengar perkataan iblis yang demikian itu, Nabi Isa as berteriak sekeras-kerasnya hingga Malaikat Israfil turun ke bumi.

Malaikat Jibril dan Mikail yang melihat hal itu segera menangkap iblis kemudian Malaikat Israfil menghantam iblis dengan sayapnya lalu dibuang ke matahari. Nabi Isa as kemudian pergi, tapi masih sempat saja iblis menggoda.
"Wahai Isa, aku bertemu engkau pada hari ini mengalami kesulitan yang sangat luar biasa."

Dialog Ketiga.
Iblis laknatullah masih juga belum kapok meskipun telah dihantam sayap malaikat.
Pada suatu hari, iblis menemui lagi Nabi Isa as dan terjadilah percakapan lagi.

Nabi Isa as: Apakah kamu tidak tahu bahwa sesuatu tidak akan emnimpamu kecuali jika telah ditakdirkan kepadamu?
Iblis: Sekarang coba saja naik ke puncak gunung sana lalu jatuhkan tubuhmu dari puncak gunung itu, apakah engkau hidup atau mati?
Nabi Isa as: Apakah kamu belum mengetahui bahwa Allah SWT berfirman,
"Janganlah hambaKu mengujiKu, karena Aku berbuat sesuatu atas kkemauanKu."
maksudnya adalah jika ALlah SWT menghendaki masih hidup, maka tidak akan mati orang yang terjun dari puncak gunung. Karena hamba tidak bisa menguji Tuhannya tetapi Tuhanlah yan menguji hambaNya.

Iblis: Apakah kamu tidak mengatakan benar? Cobalah ambillah wadah lampu, kemudian pukulkan ke tubuhmu, tentu engkau akan kesakitan bukan?
Nabi Isa as: Kamu ini celaka, bukankah Allah SWT telah melarang seseorang untuk memohon atas kerusakan tubuh.

Dari Kisah Islamiah, dialog antara Nabi Isa as dan Iblis tersebut dapat diambil pelajaran bahwa segala sesuatu yang terjadi dan yang akan terjadi adalah merupakan kekuasaan dan kehendalk ALlah SWT.
Siapapun dia, bagaimanapun hebatnya, tidak akan mampu lari dari takdir Allah SWT>

Thursday, January 26, 2012

Godaan Setan Ketika Bayi Lahir

Kisah islamiah sore dengan kisah jin yang bernama setan.
Ketika bayi baru saja dilahirkan, maka orang tuanya disyariatkan untuk mengazani telinga kanan si bayi dan memberi bacaan iqomah di telinga kirinya.

Hal tersebut dilakukan untuk menjauhkan si bayi dari godaan setan. Setan ini akan mengganggu manusia sejak pertama lahir.
Berikut Kisahnya
Ada sebuah hadits, dari Abu Hurairah ra yang meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak ada seorang bayi pun dari anak Adam yang terlahir kecuali ia pasti mendapat tusukan dari setan sehingga bayi itu menangis dan menjerit karenanya, kecuali Maryam dan putranya (Nabi Isa as)."
(HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda,
"Jeritan bayi ketika lahir adalah karena mendapat tusukan setan."
(HR. Muslim).

Dari hadits di atas dijelaskan bahwa semua manusia, entah itu orang tuanya muslim atau tidak, ketika bayi lahir maka akan didatangi setan dan diganggu pada saat dilahirkan. Datangnya setan pada saat itu adalah untuk menancapkan tusukan ujung jarinya pada kedua mata anak Adam.

Setan Mencari Pengikut.
Tujuan setan menusukkan jarinya tersebut adalah setan berharap kelak di kemudian hari, anak Adam tersebut menjadi pengikut setianya. Matanya tidak bisa "MELIHAT" dengan benar antara yang baik dan yang jahat.

Kebaikan akan tampak menjadi bayang-bayang yang samar sehingga ia akan enggan menuju ke arah kebaikan tersebut. Kejahatan akan tampak seperti kilauan cahaya yang snagat meggiurkan sehingga ia akan berlari untuk menyongsongnya.

Oleh karena itu, Rasululah SAW memberi tuntunan kepada umatnya agar terhindar dari gangguan setan pada saat bayi dilahirkan.

Pertama.
Dengan diazani pada telinga kanannya dan diiqamatkan pada telinga kirinya.
Ibnu Abbas ra menuturkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Ajarkanlah kalimat 'Laa ilaaha Illallahu' kepada anak-anakmu sebagai kalimat pertama yang mereka dengar."
(HR. Al-hakim).

Rasulullah SAW juga bersabda,
"Barang siapa yang mendapati seorang bayi yang dilahirkan, kemudian diazankan di telinga kanannya dan diiqamatkan di telinga kirinya, maka ia tidak akan diganggu oleh Ummu Shibyan (setan yang selalu mengganggu anak kecil)."
(HR. Ibn Sunny dari Hasan ibn Aki ra).

Menurut Rasululah SAW, setan akan ketakutan dan berlari sejauh-jauhnya apabila mendengar suara azan.

Kedua.
Hal kedua yang bisa dilakukan pada bayi yang baru lahir adalah dengan dibacakan surat Al Ikhlas pada kedua telinganya.
Imam Muhyiddin ABi Zakaria Yahya dalam kitabnya Al Adzkar Al Nawawiyyah menjelaskan bahwa Rasullah SAW membacakan surat Al khlas pada telinga anak yang baru dilahirkan.

Ketiga.
Dengan mendoakan bayi yang baru dilahirkan.
Untuk meghindari bisikan setan pada bayi adalah dengan membacakan Surat Ali Imran ayat 36 dengan maksud untuk memohonkan perlindungan Allah SWT untuk anak yang baru dilahirkan agar terhindar dari godaan setan yang terkutuk.

فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنْثَى وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالأنْثَى وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Artinya:
Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: "Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai Dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk."


Doa keselamatan dan perlindungan untuk anak.
"Ya Allah, kumohon perlindungan kepada-Mu untuk anak ini dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan dan kesusahan, dan dari pandangan mata yang menyakitkan."
(HR. Bukhari).

Saturday, January 7, 2012

Asal Mula Iblis bisa Masuk ke Tubuh Manusia

Kisah Islamiah pagi dengan kisah Nabi dan Kisah Iblis.
Diduga, riwayat berikut ini berasal dari Tirmidzi. Setelah Nabi Adam dan Hawa berkumpul kembali dan taubat mereka diterima oleh Allah SWT, Iblis masih saja menggoda keduanya.

Godaan Iblis ini ditujukan kepada Ibu Hawa, hingga akhirnya Iblis atau setan bisa masuk ke tubuh manusia karena seorang anak Iblis dimakan oleh Nabi Adan dan Ibu Hawa.


Berikut Kisahnya.
Setelah pertemuan Nabi Adam dan Hawa di bumi, pada suatu hari Nabi Adam as meninggalkan Hawa seorang diri karena ada suatu keperluan. Maka, datanglah iblis bersama anaknya yang bernama Khannas kepada Hawa.

"Aku harus pergi untuk melakukan sesuatu hal yang penting," kata si Iblis kepada Hawa.
"Tolonglah jaga anakku ini hingga aku kembali," lanjut iblis.

Hawa menerima anak itu dan iblis pun pergi.
Setelah Nabi Adam kembali pulang, dia kaget tengah mendapati Hawa bernama anak iblis yang bernama Khannas. Nabi Adam sangat marah, namun Hawa membela diri.
"Dia adalah anak iblis yang dititipkannya kepadaku," jawab Hawa.
"Mengapa engkau sudi menolongnya?jawab Adam mencela Hawa.

Dengan sangat marah, anak iblis itu dibunuhnya, dicincangnya dan setiap cincangan itu digantungkan di dahan pohon. Setelah itu, pergilah Adam.
Tak berapa lama kemudian, Iblis pun datang menemui Hawa untuk mengambil anaknya.

"Dimanakah anakku?" tanya Iblis kepada Hawa.
Hawa menerangkan bahwa telah terjadi sesuatu.
"Adam telah mencincang-cincang tubuh anakmu dan setiap potongan anakmu digantungkannya pada dahan pohon," jelas Hawa kepada Ibls.

Si Iblis kemudian menyerukan nama anaknya dan potongan-potongan tubuh anaknya berkumpul dan Khannas pun hidup kembali seperti sedia kala.
"Jagalah dia, karena aku ada urusan lain yang harus aku kerjakan" pinta Iblis kepada Hawa.

Mula-mula Hawa menolak permintaan Iblis, akan tetapi Iblis bermohon sedemikian gigihnya sehingga ia menyerah. Setelah itu, pergilah si Iblis meninggalkan tempat itu.
Ketika Adam pulang, terlihatlah olehnya anak iblis itu.

"Apakah artinya semua ini?" tanya Adam.
Hawa kemudian mengisahkan yang telah terjadi, namun Adam malah memukuli Hawa habis-habisan.
"Aku tak tahu apakah rahasia di balik semua ini," kata Adam.
"Kenapa engkau tidak mematuhi aku dan lebih mematuhi seteru Allah SWT dan terpedaya oleh bujukannya," tanya Adam.

Tak berapa lama kemudian, Adam membunuh anak inlis itu dan mayatnya dibakar. Kemudian sebagian abunya dibuangnya ke dalam air dan sebagianlagi dibuangnya ke udara dan diterpa angin.
Setelah itu, Adam pergi lagi.

Si Iblis datang menanyakan anaknya.
Hawa menceritakan hal yang telah dilakukan Adam kepada anaknya. Si Iblis erteriak memanggila anaknya, dan abu-abu mayat anaknya yang dibakar tadi berkumpul, kemudian Khannas hidup kembali dan bersimpuh di depan ayahnya.

Sekali lagi iblis ingin meminta pertolongan kepada Hawa untuk menjaga anaknya. Namun, Hawa menolak.
"Aku tidak mau, pastilah Adam akn membunuhku nanti," jawab Hawa.
Iblis membujuk dengan berbagai sumpah sehingga akhirnya Hawa pun sekali lagi menyerah. Si Iblis pergi dan tak berapa lamakemudian, Adam pulang ke rumah dan dipatainya Hawa bersama anak itu lagi.

"Allah lah yang mengetahui apa yang akan terjadi sekarang ini, engkau leih menuruti kata-katan Iblis daripada kata-kataku," kata Adam kepada Hawa.

Khannas disembelihnya dan dimasak.
Separuh dari tubuh Khannas dimakan Adam sendiri dan sebagian lainnya diberikan kepada Hawa untuk dimakan sampai habis.



Riwayat lain mengatakan bahwa Iblis masih mampu menghidupkan anaknya kembali setelah langkah terakhir Adam ini, Wallahu A'lam.
Tak berapa lama kemudian, iblis datang menanyakan anaknya dan Hawa menceritakan apa yang sedang terjadi.
"Anakmua dimasak oelh Adam, separuh tubuhnya aku makan dan separuhnya lagi dimakan oelh Adam," kata Hawa kepada Iblis.

"Inilah yang selama ini aku inginkan," seru Iblis kegirangan.
"Aku ingin menyusup ke dalam tubuh Adam. Kini setelah dadanya menjadi tempat kediamanku, tercapailah sudah keinginanku itu," seru iblis lagi sambil bersorak-sorai.

Dai kisah inilah, maka iblis bisa memasuki tubuh manusia dengan mudahnya hingga sekarang, kecuali orang-orang yang beriman kepada Allah SWT.
Dan anak turun iblis terus berkembang biak dan dinamai dengan setan hingga sekarang.

Monday, December 19, 2011

Seorang Sufi Mampu Menaklukkan Iblis

Kisah Islamiah sore menjelang malam ini tentang kisah KAROMAH.
Adalah Abu Sa'id Al Kharraz yang kesufiannya telah diakui oleh Rasulullah SAW dan 2 Malaikat.

Pernah pada suatu saat ia bermimpi bertemu dengan Iblis.
Saat itu iblis takluk kepadanya dan membuka dua cara rahasia dalam emngganggu manusia.


Kisahnya.
Abu Sa'id lahir di Baghdad dan pada awalnya ia hanya seorang tukang sepatu.
Akan tetapi pada akhirnya ia menimba ilmu kepada Dzun Nun Al Mishri dan bersahabat dengan Bisyr Al Hafi dan Sari As Saqathi.

Kesufian Abu Sa'id sangat terkenal saat itu.
Bahkan ia sempat diberi julukan sebagai "Lidah Sufirme" karena begitu cintanya kepada Allah SWT.
Selain itu, Abu Sa'id telah mengarang 400 buah buku.

Karena kemuliaan hatinya itu, Allah SWT memberikan karomah kepadanya, yang antara lain adalah mampu menaklukkan iblis meskipun itu terjadi hanya di dalam mimpi.
Dalam sebuha mimpi, ia bertemu dengan iblis. Abu Sa'id mengambil sebuah tongkat untuk memukulnya.

Pada saat itu juga terdengar oleh Sa'id sebuah seruan dari langit,
"Ia tidak takut kepada tongkat itu, yang ditakutinya adalah cahaya di dalam hatimu."

Rahasia Iblis.
Kemudian Abu Sa'id berkata kepada iblis,
"Kemarilah," seru Sa'id.
"Apalah dayaku terhdapmu? Aku tunduk kepadamu, engkau telah mencampakkan sesuatu yang dapat akau gunakan untuk menyesatkan manusia," ujar iblis.

"Apakah itu? Jelaskanlah kepadaku," tanya Abu Sa'id.
"Dunia," jawab Iblis.

Kemudian ketika meninggalkan Abu Sa'id, iblis tersebut menoleh ke belakang dan berkata,
"Ada suatu hal kecil di dalam diri manusia yang dapat kugunakan untuk mencapai tujuanku."
"Apakah itu?" tanya Abu Sa'id.
"Duduk bersama dengan para remaja," jawab iblis.

Itulah salah satu karomah yang terkenal dari Abu Sa'id selain mampu berdialog dengan Rasulullah SAW dan Malaikat di dalam mimpinya.