Wednesday, March 7, 2012

Hujan Al Mukarram

Hujan Al Mukarram

Terkadang saya ingin mengajak teman-teman untuk sedikit gila, dengan tujuan supaya agak sedikit waras.

Misalnya, kalau lagi jalan-jalan mendadak hujan. Mbok tak usah berteduh. Ya terus saja berjalan. Biasa, berjalan biasa.

Hujan itu baik. Apalagi hujan musim sekarang ini: sekian lama kita menanti-nantinya seperti menunggu kedatangan seorang kekasih yang berbulan-bulan jadi TKW di Arab Saudi.

Hujan kita dambakan, bahkan pakai sembahyang istisqa’ segala. Sekarang, kalau hujan datang, kita berhamburan lari ke trotoar toko.

Padahal kita ini makhluk waterproof. Tahan hujan, seperti plastik. Kehujanan bukan hanya tak apa-apa, malahan segar. Sejak kecil hobi kita berhujan-hujan.

Sebenarnya yang kita lindungi dari hujan itu pakaian kita, atau make- up di wajah kita. Entah kenapa pakaian kok kita bela-bela. Kita sampai membeli mantel segala.

Kalau hujan tiba-tiba menghambur, kitapun lari berhamburan seolah pasukan Israel datang. Sedangkan tubuh kita ini senang kepada hujan.

Di samping tak membuat kita mati, sakit lepra atau bisul, hujan itu rakhmat Tuhan, meskipun terkadang menyimpan bebeberapa rahasia.
Tak bisa kita bayangkan kehidupan tanpa hujan. Seperti juga tak bisa bayangkan kehidupan tanpa matahari. Kalau terjadi banjir, mungkin karena manusia tolol mengelola tatanan alam, mungkin karena konstruksi kota kita kacau, atau mungkin karena maksud-maksud tertentu dari Tuhan untuk menyindir manusia yang pintar berkhianat.

Jadi ayolah jalan-jalan dalam hujan.

O, takut buku-buku Anda jadi basah? KTP? Surat-surat ini-itu?

Itu bisa dibungkus plaastik rapat-rapat, seperti pakaian nanti bisa dicuci.

Atau takut masuk angin? Kok bisa kehujanan saja lantas masuk angin? Salahnya badan tak dilatih. Badan dimanja seperti bayi. Beli pakaian terus menerus hanya untuk mengurangi daya tahan tubuh dari angin dan hujan. Padahal angin dan hujan itu sahabat darah daging kita. Sama-sama anggota alam.

Ayolah, jalan-jalan dalam hujan. Kalau pergi buka baju, kecuali wanita. Wanita musti menempuh ‘metode’ lain untuk memelihara kekuatan tubuhnya.

Tapi, astaga, saya lupa. Ada yang namanya kebudayaan! Kebudayaan ialah memakai sandal, celana dan baju. Kebudayaan tinggi ialah memakai sepatu, jas dan dasi.

Astaga, anehnya. Kalau keluar rumah tanpa alas kaki, itu tak berbudaya. Kalau diatas celana tak ada kaos, masuk supermarket, itu primitif. Kalau hanya pakai celana pendek saja, pergi ke perjamuan, itu saraf. Aneh sekali nilai-nilai kita ini!

Tapi percayalah, kalau di tengah hujan, kita berjalan terus saja dan biasa saja, masih dianggap belum terlalu gila.

Hujan al mukarram kekasihku! Kau kurindukan dan diperlukan untuuk beberapa kepentingan. Tapi. kami, manusia, sesungguhnya sudah tak lagi akrab denganmu secara pribadi.



Cak Nun (Muhammad Ainun Najib)
@ http://senyumkudakwahku.blogspot.com/

Tuesday, March 6, 2012

HIDUPKU...HIDUPMU...HIDUP KITA - HIDUP ALLAH

kadang kita inginkan kebahagian dalam hidup tapi... 
derita dan keperitan yang datang
kemudian kita kata " Adakah Allah tidak memandang diriku? "
Allah tidak pernah terlepas pandang hamba hambaNya
malah Dia sangat menyayangi hamba hambaNya..

Buktinya

Allah sentiasa memberi kita peluang untuk bertaubat
Masih lagi membenarkan kita menghirup udara
Masih lagi membenarkan kita berjalan diatas muka bumi
Masih lagi memberikan kita kekuatan untuk meneruskan kehidupan

kita bersedih kerana kita seorang yang miskin
kenapa perlu bersedih dan malu?
usaha perlu kita laksanakan kerana Allah sudah menolong kita dengan memberikan tenaga
sebagai seorang muslim kita mempunyai senjata yang sangat hebat iaitu DOA.
terus berdoa padaNya.. Allah tidak pernah mengabaikan doa hambaNya...
jangan kata kenapa doa aku tak makbul...
percaya pada Qada dan Qadar...
setiap apa yang Allah lakukan pada kita pasti ada hikmahnya

Contohnya...

Rabiatul Adawiyah dilahirkan dalam keadaan yang sangat daif
sehinggakan ayahnya perlu meminta pertolongan jiran untuk secebis kain
untuk membaluti tubuh kecil insan yang agung itu...
tetapi tidak ada seorang jirannya yang mahu menolongnya...
dengan berkat kesabaran seorang ayah dan ibu
dan doa yang tidak putus putus akhirnya
dia menjadi seorang Srikandi Islam yang agung

siapapun kita jangan lupa
orang yang terdahulu dari kita lebih merasa keperitan dari kita
seperti insan agung Muhammad SAW dan para sahabat
yang bergadai nyawa dalam mempertahankan islam
adakah kita ingin mengadaikan islam demi kemewahan dunia?
wang penting untuk meneruskan kehidupan didunia
tapi amal ibadah penting untuk kehidupan yang kekal abadi di akhirat kelak

Tepuk dada tanya Iman Masing-masing...

tidak semestinya sesuatu yang baik itu untuk kita
dan tidak semestinya sesuatu yang buruk itu pula buruk untuk kita
bermuhasabahlah diri kita sebagai seorang muslim...

ILAL LIQO'



PENGHUNI SURGA


penghuni surga

Kau berjalan di atas pikiranqu.....
Senyummu menari di dalam hatiqu......
Wajahmu membayangi langkahqu.......
Hadirmu,,, mewarnai mimpiqu.....

Selalu saja dirimu menggoda lamunanqu.......
Tuturkatamu dan keluguanmu itu.....
Melewati barisan bidadari......
Mengubur rasa tak bisa kelain hati.......

Wahai wanita penuh pesona......
Cantikmu tak dapat terukir kata-kata......
Kau,,, memiliki basis agama yang kuat....
Hingga sang kumbangpun tak berani menyentuhmu.......

Wahai siapakah gerangan,,,,,,,
pemilik hatimu yang syahdu merindu.......
Dapatkah kau taburkan cinta......
Kepada pemuda gagah perkasa......

Tak ada katamu yang sia-sia
semua kau ucapkan adalah karena cinta semata......
Kepada Allah Sang Pemilik Segala....
Kepada alam kau taburkan kasih sayang.......

Langit membiru,,, laut membiru....
Kau berjalan diatas awan gemawan........
Tapaki titian hati....
Menggapai mimpi-mimpi tertinggi......

Aq tersadar dari lamunan.....
Hadirmu begitu nyata terasa dalam genggaman.......
Ingin qu ungkap satu rasa yang tersimpan......
Namun kata-kataqu
belum juga keluar................

** PENGHUNI SURGA **
        By Yunie Teddy Dezz

Sunday, March 4, 2012

Air Mata di Puncak Bukit Shafa

Kisah islamiah akhirnya bisa hadir kembali, Saudaraku yang seiman.
Kali ini kisah tentang Nabi kita, Nabi Muhammad SAW. Diambil dari riwayat THABRANI, meriwayatkan kisah sadis, Rasulullah SAW di Bukit Shafa telah disakiti oleh Abu Jahal.

Paman Beliau yang bernama Hamzah sangat marah dan sempat memukul Abu Jahal.

Berikut Kisahnya.
Adalah Abu Jahal yang telah menentang keras ajaran agama baru, yaitu agama Islam. Pada suatu kesempatan, Abu Jahal menghadang Rasulullah SAW di bukit Shafa lalu menyakiti Beliau.
Peristiwa penyiksaan tersebut rupanya disaksikan oleh istri Hamzah. Memang nasib, Hamzah pada waktu itu sedang berburu, yang merupakan pekerjaannya untuk mencari nafkah.

Memang, setelah Hamzah masuk Islam, Rasulullah SAW dan kaum muslimin menjadi lebih dihargai oleh orang-orang Quraisy. Kedudukan mereka menjadi lebih kuat, kaum Quraisy menjadi segan dan tidak berani mengganggu Rasulullah SAW. Mereka tahu bahwa Hamzah pasti melindungi beliau.

Hamzah Amat Marah.
Nah, lanjut lagi, ketika Hamzah sudah pulang ke rumah, dia diberitahu istrinya tentang perbuatan Abu Jahal kepada Rasulullah SAW.
Isri Hamzah berkata,
"Wahai Abu Imarah, seandainya tadi kamu melihat apa yang dilakukan Abu Jahal terhadap keponakanmu?"
Istri Hamzah bercerita ini dan itu, namun belum sempat selesai bercerita, Hamzah segera pergi tanpa masuk rumah dan dalam keadaan masih seperti ketika dia berburu.
Busur masih tergantung di lehernya, dia segera menuju Ka'bah.

Di sana, Hamzah mendapati sekolompok orang-orang Quraisy dan salah satunya adalah Abu Jahal. Tanpa basa basi lagi, Hamzah langsung mengayunkan busur panahnya ke kepala Abu Jahal hingga berdarah. Karena serangan mendadak tersebut, orang-orang Quraisy memegang Hamzah dengan kuatnya.
Hamzah berkata,
"Agamaku adalah agama Muhammad. Aku bersaksi bahwa dia adalah Rasul Allah SWT. Aku tidak akan mundur dari imanku ini. Coba saja halangi aku jika kalian berani. Ayo lawanlah aku."

Orang-orang Quraisy sangat menghormati Hamzah, hingga tak seorang pun yang berani melawannya, termasuk Abu Jahal. Terlihat dalam riwayat Thabrani dari Muhammad bin Ka'ab Al-Qurazhi, Abu Jahal hanya diam saja meski dipukul oleh Hamzah.
Cacian dan makian yang ditujukan kepada Nabi SAW menjadi air mata kaum muslimin kala itu, termasuk paman Nabi, Hamzah r.a.

KEMBALIKAN PEMERINTAHAN KHALIFAH

RASA SEDIH DAN INGIN MENANGIS BILA MELIHAT GAMBAR INI.
Gambar ini adalah Gambar Khalifah terakhir kita Sultan Abdul Hamed II meninggalkan istana atas arahan Presiden Turki pertama Mustafa Kamal Atartuk pada 3 Mac 1922.
Memperingati 90 tahun sejarah hitam SISTEM PEMERINTAHAN ISLAM.
 

KEMBALIKAN PEMERINTAHAN KHALIFAH!
Khalifah terakhir Sultan Abdul Hamed II meninggalkan istana atas arahan Presiden Turki pertama Mustafa Kamal Atartuk pada 3 Mac 1922.
Hari ini 3hb Mac 2012 adalah bertepatan dengan 90 tahun sejarah hitam bagi umat Islam di seluruh dunia.
Dengan sokongan dan kekuatan dari British dan Zionis, Mustafa Kamal Atarturk telah mengumumkan penghapusan Khilafah dan pemisahan agama Islam daripada negara tepat pada pagi 3 Mac 1924.
Kamal telah memerintah supaya Khalifah terakhir, Sultan Abdul Majid II supaya meninggalkan Turki sebelum subuh pada hari yang sama. Polis dan tentera dikerah berhimpun di istana Khalifah dan memaksa Khalifah memasuki kereta dan seterusnya membawanya ke Switzerland.
Atartuk kemudiannya telah mengumpulkan semua waris Khalifah dan mengusir mereka keluar daripada Turki. Kesemua aktiviti keagamaan dimansuhkan, semua sekolah agama ditukar kepada sekolah sekular, mahkamah Islam dimansuhkan, azan diluangkan dalam bahasa Turki dan undang-undang sekular dilaksanakan sepenuhnya.
Akhirnya impian British dan Zionis untuk meruntuhkan Khilafah Uthmaniyah sebagai Daulah Islam yang terakhir telah tercapai, melalui tangan anak didik mereka iaitu Mustafa Kamal laknatullah.
Setelah jatuhnya khilafah, maka satu demi satu wilayah umat Islam jatuh ke tangan musuh termasuklah bumi Palestin yang diidam-idamkan oleh Zionis dan pihak barat.
Kini, telah 90 tahun umat Islam kehilangan tempat berpaut untuk naungan dan pimpinan khalifah.
Bagaimana keadaan umat Islam kini di Palestin, Iraq, Libya, Syria, Kashmir, Pattani, Selatan Filipina dan negara-negara yang lain di seluruh dunia termasuk di negara tercinta Malaysia.
Rata-rata umat Islam hidup terkontang-kanting tanpa pimpinan dan hala-tuju perjuangan walau pun jumlah meraka kini telah melebihi seperempat daripada penduduk dunia (1.7 bilion daripada total 7 bilion).
Persoalannya : Apakah sumbangan kita ke arah mengembalikan kedaulatan dan kepimpinan Islam yang sangat diperlukan oleh umat dan dunia antarabangsa pada ketika ini?


Saturday, March 3, 2012

**Ruang Penuh Senyum.. Almamater.. dan Miladku ^_^

Bismillahirrohmaanirrohiim...
 
Assalamu'alaikum Warohmatulloh Wabarokaatuh..
 
Alhamdulillahirrobbil 'alamiin..

Sungguh..
Tak ada kata-kata lain yang mampu aku ucapkan saat ini.. selain hanya rasa syukur yang teramat besar kepada Sang Pemilik Jiwaku.. Sang Pemilik Ruh ku.. Sang Pemilik Hidupku.. Sang Pemilik Takdirku..
Sungguh.. Jiwaku ada dalam genggamanNya..
 
Engkau sungguh Maha Penyayang Rabbi..
Hingga detik ini.. Aku masih mampu merasakannya..
Merasakan nafasku mengalun sesuai melodinya..
Merasakan jantungku berdetak sekencang gerumuh asaku..
Merasakan Aliran darahku tak berhenti karena takdir cintaMu..
 
Aku Maluu..
Malu akan semua dosa yang mungkin tak sebanding lagi dengan gunung-gunungMu yang berdiri tegak lagi kokoh diatas dataran-dataran tanah itu..
yang menjulang tinggi.. menjemput awan yang menyelimutinya..
Namun ampunanMu bagaikan tak layak dibandingkan dengan samudera nan luas sekalipun..

Sekali lagi..
Hanya rasa syukur yang mampu aku lakukan saat ini..
Ungkapan syukur yang semoga mampu.. dan harus mampu aku mengiringinya dengan  asa untuk menjadikan diri ini layak menyandang gelar seorang Muslimah..
Seorang Mukminah..

Terimakasih Ya Robb..
Engkau telah hadirkan mereka dalam hidupku..
Mereka yang mampu membimbingku ke arah kehidupan yang lebih baik..
Mereka yang menegurku dalam salah..
Mereka yang mengingatkanku dalam khilaf.
Mereka yang mendukungku dalam kebaikan..
Mereka yang mendorongku dalam perjuangan..
Mereka..
Yang ada disisiku dalam bahagia maupun duka..

Meski aku harus yakin..
Segalanya tak ada yang abadi..
Pun tentang semua kebahagiaan ini..
Namun sungguh..
Aku sudah sangat bahagia dengan ini.. dengan semua.. dengan keberadaan mereka..
Mereka yang layak kuhadirkan disisiku.. sebagai pelengkap dari keluargaku.. setelah Mamah ku tercinta.. Papahku tersayang.. dan adik-adik yang sangat ku sayangi..


" Ya Robbi.. Sayangilah mereka.. muliakanlah mereka.. cintailah mereka.. dikarenakan cinta mereka untukku yang berlandaskan cinta karenaMu... Dan Pertemukanlah kami dalam kehangatan.. dalam keceriaan.. dan dalam keindahan agungnya Jannah Mu... Aamiin Ya Robbuna"




Alhamdulillah ana ucapkan terimakasih untuk saudara/i ana yang telah banyak mendo'akan ana dihari ini.. harapan ana, semoga do'a ini.. dan upaya saling mendo'akan satu sama lain ini tak terputus karena berakhirnya hari ini.. tapi senantiasa terus mengalir.. hingga berhentinya aliran darah kita dalam hidup.. hingga berhentinya detakan jantung dan nadi kita.. hingga.. tak ada lagi amalan yang mampu kita lakukan demi menggapai surgaNya..



Terimakasih ka Insan atas editan fotonya..

Terimakasih juga untuk ka Zillian.. 
Dan semua sahabat-sahabat Bloofers.. sebagai hadiahnya.. nih ana tampilkan foto ana pakai baju Bloof xixixiix ^_^



 Salam sayang ana untuk kalian.. ^__^
 Wassalamu'alaikum Warohmatulloh Wabarokaatuh..

**Sabtu, 03 Maret 2011
Dala pembelajaran diusiaku ke-22 Tahun..
Semoga mampu menjadi pribadi dewasa..

Friday, March 2, 2012

Melodia

Ingin aku petik rembulan
dan kupersembahkan padamu
namun tanganku terlampau lemah
untuk menyentuhnya

Ingin kubawa kau pada gemintang
tetapi sayapku tak sanggup untuk
menuju ke sana

Ingin aku persembahkan sekuntum kembang
untukmu, namun tak ada satu bunga pun
yang tumbuh di tamanku

Jadi terimalah saja hatiku
hanya ini yang bisa kupersembahkan untukmu...

Kumpulan Puisi

 #Melodia