Tuesday, August 30, 2011

DOWNLOAD MP3 TAKBIR TERBARU



DOWNLOAD MP3 TAKBIRANGEMA TAKBIR TELAH BERKUMANDANG DI SELURUH PELOSOK PENJURU BUMI.ALANGKAH INDAHNYA KEMENANGAN INI KITA RAYAKAN BERSAMA.

BAGI PARA PEMBACA YANG DIRAHMATI ALLAH SWT. JIWA SEDEKAH YANG MAU DOWNLOAD MP3 TAKBIRAN SILAHKAN DI LINK BERIKUT : (rekomendasi download lebih cepat tinggal anda cari tulisan download setelah meklik link dibawah ini)

download MP3 TAKBIR REMIX


download MP3 TAKBIR HIJJAZ


download MP3 TAKBIR



SEMOGA KEMENANGAN DIHARI FITRI INI KITA SEMAKIN YAKIN ATAS KEBESARAN ILLAHI DAN KEMURAHAA-NYA
AMIN

Sunday, August 28, 2011

INFO IDUL FITRI 1 SYAWAL 1432H






Tanggal Lebaran 2011 / Hari Raya Idul Fitri 2011




INFO IDUL FITRI 1 SYAWAL 1432H

Hari Raya Idul Fitri 2011

Di Indonesia, hari pertama lebaran 2011 kemungkinan akan jatuh

pada Selasa, 30 Agustus 2011.namun pemerintah indonesia resmi mengumumkan idul fitri bersama tanggal 31 Agustus 2011 Harap dicatat bahwa hari raya Islam dihitung berdasarkan penampakan lokal berbagai fase bulan dan dengan demikian tanggal Lebaran 2011 ini bisa berubah.




Hari libur resmi untuk Idul Fitri 2011 selama 2 hari, yang untuk lebaran 2011 jatuh pada Selasa, 30 Agustus 2011 hingga Rabu, Agustus 31, 2011. Namun, dalam praktiknya banyak perusahaan libur jauh lebih lama, beberapa di antaranya melalui cuti bersama.

Thursday, August 25, 2011

Siasat Iblis Menipu Anak Nabi

Kisah Islamiah hadir kembali dan Alhamdulilah kali ini bisa bercerita tentang anak Nabi yang ditipu oleh si Iblis Laknatullah. Kisah ini dipetik dari Al Qur'an sebagai sumbernya, surat Al Maidah.

Kisah ini terjadi pada kedua putra Nabi Adam a.s, yaitu Qabil dan adiknya Habil. Qabil melakukan pembunuhan pertama di bumi ini karena terbujuk siasat iblis.

Kisahnya.
Setelah diturunkan dari surga, Nabi Adam a.s dipertemukan dengan Siti Hawa di bumi oleh Allah SWT. Keduanya membina rumah tangga dan dikarunia empat anak. Anak pertama yang dilahirkan adalah Qabil dan saudara perempuannya yang bernama Iqlima. Kemudian menyusul pasangan kembar kedua, yaitu Habil dan Lubuda.

Saat mereka dewasa, Allah SWT memberikan petunjuk kepada Nabi Adam a.s untuk mengawinkannya. Qabil dikawinkan dengan Lubuda dan Habil dikawinkan dengan Iqlima.
Namun, rencana tersebut ditentang oleh Qabil. Ia ingin menikahi Iqlima yang lebih cantik daripada Lubuda. Untuk menghindari perpecahan persaudaraan, Nabi Adam secara bijaksana mengusulkan agar menyerahkan masalah perjodohan itu kepada Allah SWT.
Caranya, masing-masing harus berkorban untuk Allah SWT, dengan catatan, barang siapa diantara kedua saudara itu diterima korbannya oleh Allah SWT, maka ia yang berhak menentukan pilihan jodohnya.

Qabil dan Habil pun menerimanya. Habil keluar dan kembali dengan membawa kambing peliharaannya yang sehat dan gemuk. Sedangkan Qabil datang dengan sekarung gandum yang buruk dan busuk, Diletakkanlah barang-barang itu di atas bukit dan ditinggalkannya. Dari kejauhan mereka melihat tiba-tiba ada api besar yang turun dari langit menyambar kambing binatang kurban Habil. Sedangkan karung gandum busuk milik Qabil tidak tersentuh sedikitpun oleh api dan tetap utuh.

Saling Bertikai.
Maka keluarlah Habil sebagai pemenang yang berhak memilih jodohnya. Namun Qabil tidak terima dengan keputusan itu. Ia lantas memiliki dendam terhadap saudaranya dan ingin membunuh Habil.

Pada suatu saat, Nabi Adam a.s harus meninggalkan rumah selama beberapa hari. Karenanya, ia mengamanahkan rumah tangga dan keluarganya kepada Qabil. Ia berpesan kepadanya agar menjaga baik-baik ibu dan saudara-saudaranya selama kepergiannya. Tidak lama setelah Nab iAdam meninggalkan keluarganya, datanglah Qabil menemui Habil di tempat peternakannya.

"Aku datang ke sini untuk membunuhmu. Waktunya telah tiba, aku akan melenyapkan engkau dari atas bumi ini," kata Qabil yang terbujuk rayuan iblis.
"Apa salahku wahai saudaraku?"tanya Habil.
"Karena korbanmu diterima oelh Allah SWT, sedangkan korbanku ditolak. Itu artinya engkau akan mengawini adikku Iqlima yang cantik dan aku harus mengawini adikmu yang buruk dan tidak menarik itu," jelas Qabil.
"Janganlah tergesa-gesa wahai saudaraku. Jangan ikuti ajakan iblis, ketahuilah bahwa Allah SWT hanya menerima korban dari orang-orang yang bertakwa. Sedangkan engkau sendiri memberikan korban yang buruk dan busuk," kata Habil.

Godaan Iblis.
Nasehat Habil itu tidak diindahkan Qabil. Ia terus mencari cara bagaimana bisa membunuh saudaranya itu. Saat itulah iblis mempengaruhi Qabil. Suatu saat iblis menyamar sebagai burung yang memukul kepalanya dengan batu sampai mati. Contoh tersebut dipraktekkan oleh Qabil dengan memukul kepala Habil saat adiknya itu tertidur pulas.

Setelah Habil mati, Qabil merasa gelisah. Ia tidak tahu apa yang harus diperbuat dengan tubuh saudaranya yang semakin lama semakin busuk itu. Maka diletakkannya tubuh itu disebuah peti yang dipikul Qabil tanpa tujuan yang pasti.

Kebingungan dan kegelisahan Qabil tidak berlangsung lama, karena ia mendapat pelajaran dari burung gagak. Saat itu, ia melihat dua burung gagak yang sedang berkelahi dan kemudian salah satunya mati. Saat itu burung gagak yang masih hidup menggali tanah dengan paruh dan kakinya kemudian menguburkan burung gagak yang sudah mati tersebut.

"Alangkah bodohnya aku, tidakkah aku dapat berbuat seperti burung gagak itu," guman Qabil dalam hati.
Akhirnya Qabil menggali tanah dan menguburkan jenazah saudaranya. Pembunuhan yang dilakukan Qabil terhadap Habil ini merupakan pembunuhan pertama di dunia.
Kisah ini diabadikan dalam Al Qur'an dalam surat Al Maidah ayat 31.

فَبَعَثَ اللَّهُ غُرَابًا يَبْحَثُ فِي الأرْضِ لِيُرِيَهُ كَيْفَ يُوَارِي سَوْأَةَ أَخِيهِ قَالَ يَا وَيْلَتَا أَعَجَزْتُ أَنْ أَكُونَ مِثْلَ هَذَا الْغُرَابِ فَأُوَارِيَ سَوْأَةَ أَخِي فَأَصْبَحَ مِنَ النَّادِمِينَ

Artinya:
"Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana seharusnya menguburkan mayat saudaranya. berkata Qabil: "Aduhai celaka Aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?" karena itu jadilah Dia seorang diantara orang-orang yang menyesal."

NB:
Mmanusia banyak pula mengambil pelajaran dari alam dan jangan segan-segan mengambil pelajaran dari yang lebih rendah tingkatan pengetahuannya.


Wednesday, August 24, 2011

Orang Taat, Bayar Zakat


Puasa sudah ...Buka bersama sudah ... Sahur bersama sudah ...Beli baju baru sudah ....
ZAKAT ? .... 

Nah kalau masih bingung dengan cara menghitung zakat, silahkan klik di sini

Tuesday, August 23, 2011

5PRT6SDJHR7C

Istri Nabi Ayyub yang Setia

Kisah islamiah kali tentang wanita teladan, akan mengisahkan tentang sosok seorang istri yang kuat iman meskipun godaan Iblis datang bertubi-tubi. Dialah istri Nabi Ayyub a.s, Rahmah binti Ifrayin.

Kita memang sering mendengar kisah Nabi Ayyub a.s, namun sangat jarang diceritakan tentang istrinya, istri yang sangat setia ini, tetap teguh pendirian Siapakah istrinya dan peranan dia dalam mendampingi suami yang tengah sakit parah sehari-harinya. Dia memiliki kesabaran dan kestiaan yang sangat tinggi. Dan dari dua sifatnya itu telah terbukti ampuh dalam menghalau bisikan iblis agar meninggalkan suaminya yang tengah sakit parah.
Mari kita tengok sedikit kisahnya.


Kisahnya.
Salah satu wanita yang diceritakan dalam Al Qur'an, adalah Rahmah binti Ifrayin, cucu dari Nabi Yusuf a.s dan istri dari Nabi Ayyub a.s. Sebagai anak yang terlahir dari keturunan Nabi, Rahmah memiliki pribadi yang mulia. Terlebih lagi ia diperistri oleh Nabi Ayyub a.s. Namun meski demikian, iblis tidak terima, tidak menghendaki apabila Rahmah berlaku baik pada suaminya.

Waktu itu, Rahmah menjalani hidup seolah dalam kesempurnaan. Ia bergelimang harta kekayaan, anak yang banyak dan memiliki suami yang diangkat oleh Allah SWT sebagai salah satu Nabi-Nya. Itulah yang membuatnya selalu bersyukur dan semakin tekun beribadah.

Namun, Allah SWT memiliki rencana lain terhadap Rahmah dan keluarganya. Suatu saat harta kekayaannya habis terbakar sehingga hiduplah Rahmah dalam kemiskinan. Akan tetapi itu tidak membuat keimanan Rahmah goyah, malah ia bisa bersabar dan meyakini bahwa segala sesuatu yang dia miliki, pada hakikatnya adalah milik Allah SWT.




Ujian dari Allah SWT.
Allah SWT terus menguji keimanan Rahmah.
Semua anaknya tiba-tiba meninggal dunia dalam waktu yang relatif singkat. Awalnya Rahmah merasa sedih, namun ia dengan cepat bangkit dan meyakini jika anak adalah titipan Allah SWT semata. Ia pun semakin rajin beribadah.

Ujian berikutnya datang, suaminya mengalami sakit aneh dan menular. Akibatnya,ia dan suaminya diisolasi dan dikucilkan oleh warga karena takut tertular penyakit. Rahmah pun dengan ikhlas menggendong suaminya dan berjuang mencari nafkah untuk kehidupan mereka. Ia telah menunjukkan diri sebagai wanita yang setia dalam mendampingi suaminya, baik dalm keadaan suka maupun duka.

Pada suatu hari ada seorang kakek yang datang ke rumahnya.
"Wahai Rahmah, apakah engkau menginginkan suamimu sembuh," kata kakek itu.
"Iya, aku ingin suamiku sembuh dari penyakit anehnya, apakah yang bisa saya lakukan demi kesembuhan suamiku?" tanya Rahmah.
"Kalau begitu, suruh suamimu sujud kepadaku, maka suamimu akan sembuh,bahkan kamu akan kaya kembali," jawab kakek itu.

Rahmah sempat bingung dengan pernyataan kakek itu, namun karena imannya kuat, dia tidak mau bersujud, karena kita bersujud hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa saja, pikirnya dalam hati. Setelah ditolak, kemudian Rahmah menceritakan kejadian tersebut kepada suaminya yang sedang terbaring lemah.
Mendengar cerita istrinya, Nabi Ayyub terlihat tidak suka, ia menjeaskan bahwa kakek tua itu adalah jelmaan iblis yang hendak mengubah keyakinannya. Dan karena mendengar ketidaksukaan itu, Nabi Ayyub bersumpah untuk memukul Rahmah dengan seratus kali pukulan jika ia sembuh kelak.

Nabi Ayyub Sembuh.
Karena keteguhan suami istri ini dalam hal keyakinan, akhirnya Allah SWT memberikan kesembuhan kepada Nabi Ayyub a.s. Nabi Ayyub sembuh total seperti sedia kala.
Suatu hari, ketika Rahmah pulang dari bekerja, ia mendapati orang asing yang tengah shalat di dalam rumahnya. Rahma pun terperanjat kaget sembari menunggu lelaki misterius itu selesai shalat.

"Wahai orang asing, siapa dirimu dan apa tujuanmu datang ke rumahku?" tanya Rahmah penuh waspada siapa tahu orang itu adalah jelmaan iblis lagi.
Laki-laki itu menoleh dengan senyuman yang manis.
"Akulah suamimu," jawab lelaki itu penuh wibawa.
"Tidak mungkin...meskipun kamu mirip suamiku, namun saat ini suamiku tengah sakit keras, mustahil kamu adalah suamimu," kata Rahmah yang mencoba meneliti orang tersebut.
"Demi Allah SWT, wahai istriku, sayalah suamimu, Allah SWT telah memberikan kesembuhan kepadaku," kata Nabi Ayyub meyakinkan.


Akhir yang Bahagia.
Setelah meneliti dan yakin kalau orang yang ada di hadapannya itu adalah suaminya, Rahmah pun segera berlari dan memeluk Nabi Ayyub a.s. Ia kemudian bersyukur kepada Allah SWT.
Dalam keadaan penuh bahagia itu, Nabi Ayyub kemudianteringat akan sumpahnya untuk memukul istrinya sebanyak seratus kali bila sembuh. Setelah mengutarakannya kepada Rahmah, istrinya itu pun tidak merasa keberatan dan siap menerima pikulan dari suaminya.
Subhanallah...Rahma memang seorang istri teladan, jarang ada tandingannya.

Bersamaan dengan itu, turunlah wahyu Allah SWT kepada Nabi Ayyub a.s agar melakukan sumpahnya dengan penuh rasa sayang dalam memukul. Allah SWT menyuruh Nabi Ayyub a.s memukul isrtinya dengan pelan, dengan menggunakan seikat rumput lembut yang berjumlah seratus. Dengan demikian Nabi Ayyub tetap bisa melaksanakan sumpahnya, serta Rahmah tak merasakan sakit atas sumpah suaminya itu.
Subhanallah...Allah menujukkan rasa sayang-Nya kepada Rahmah.

Akhir cerita, keluarga Rahmah akhirnya dilimpahkan kembali rejeki dari Allah dengan sangat berlimpah. Dan Rahmah juga ditakdirkan hamil dan memiliki anak yang banyak lagi. Mendapat karunia yang tak terhingga itu, Rahmah bersyukur kepada Allah dengan sangat mendalam.
Semoga banyak wanita yang bisa meniru teladan dari Ibu Salamh binti Ifrayin, cucu dari Nabi Yusuf a.s ini.
Semoga.

Wanita Hamil Ular

Kisah Islamiah kali ini akan berkisah tentang seorang wanita berumur sekitar 50 tahun yang tengah hamil, dan anehnya bayinya adalah seekor ular besar. Cukup menghebohkan.
Sungguh suatu kebesaran Allah SWT.

Kisahnya.
Kejadian ini yang merupakan true story, dicuplik dari news Nation sebagai panduannya.


Pada tanggal 4 Agustus 2011 yang bersamaan dengan bulan suci Ramadhan 1432 H, warga Pakistan dihebohkan dengan apa yang terjadi pada diri Rasheedan Bibi.
Suatukejadian yang sulit dipercaya itu dialami oleh seorang wanita berumur 50 tahunan, penduduk kota kecil Chora Saggar, Pakistan.
Di usia yang sepauh baya itu, Rasheedan Bibi merasa tak mungkin lagi dapat mengadung seorang anak. Saat merasakan perutnya membuncit layaknya wanita hamil, ia tentu menyangka dirinya tengah mengandung bayi.




Benih Ular dari Air Minum.
Kira-kira berselang selama tujuh bulan kemudian, perutnya makin membesar. Tapi, dia makin merasa sakit seiring perutnya yang kian membuncit. Karena merasa ada kejanggalan di kehamilannya, Bibi pun merasa cemas.
Wanita sederhana ini akhirnya memutuskan untuk memeriksakan kandungannya ke rumah sakit terdekat, walupun sehari-hari dia hidup dalam kemiskinan. Dokter yang menanganinya lalu memutuskan untuk melakukan pindai USG.

Setelah USG dilaksanakan, hasil USG menunjukkan sesuatu yang sangat mencengangkan. Hasil USG menunjukkan bahwa selama tujuh bulan dia membesarkan seekor ular di dalam perutnya. Di duga, kejadian aneh ini bermula dari air yang dia minum. Ketika Bibi minum air lewat kendi di rumahnya.
Dia menduga, saat itu terdapat benih ular yang lalu menyusup masuk ke perutnya ketika menenggak air minum.

Terpaksa Harus Dioperasi.
Setelah tujuh bulan itulah, seluruh tubuhnya membengkak dan ia mengalami sakit keras. Perutnya makin membesar dan nafsu makannya banyak hingga 14 roti dalam satu hari.
Untuk mengelurakan ular dari dalam tubuhnya, dokter meminta dia untuk dibedah. Nah karena dia miskin dan tak punya unag untuk biaya, Bibi akhirnya meminta pertolongan kepada Perdana Menteri Pakistan. Punjab CM.

Untunglah, pemerintah Pakistan mengabulkan permintaannya dan ular yang kini berukuran besar itu pun berhasil dikeluarkan dari perempuan yang malang itu.

Maha suci Allah atas segala kehendak-Nya.
Tidak ada satu pun kejadian di bumi ini yang luput dari kehendak Allah SWT.
Subhanallah.

Bagi yang ingin melihat video dari Rasheedan Bibi ini, bisa menuju link di bawah ini:
Rasheedan Bibi