Thursday, April 28, 2011

Ayah...Bunda.........

Oh Ayah Bunda kami......

by Anna Aqyuan Kiniy on Friday, 28 May 2010 at 16:46
Bismilahirahmanirahim.....

Di malam hari yg dingin...terlihat seorang ibu sedang memperhatikan anak-anaknya yg sedang mengulas kembali pelajaran sekolah di ruang tamu...ya...di ruang tamu karena memang rumah mereka tak sebesar apa,,sehingga harus memiliki ruangan masing-masing untuk belajar...insyaAlah ruangan itu sudah cukup menurutnya...

Di pangkuannya terlihat seorang bayi yang sedang di tenangkannya agar tidak menggagu ke dua kakaknya yg sedang belajar...
anak pertamanya berusia 10 tahun dan yg kedua berusia 6 tahun...
memang anak yang kedua ini tidak seserius anak yg pertama...bahkan dia bukan sedang mengulang pelajaran,tetapi sedang menggambar,,
gambar yg lumayan untuk anak seusianya...

sang ibu mendekat dengan perlahan sambil memperhatikan gambar anak keduanya itu...
"apa kiranya yg sedang anak ku ini gambar ya???" lirih ia berucap..
iapun bertanya dengan penuh kelembutan..

"anak ibu yang pintar sedang menggambar apa ini,ibu mau tau dong...?"
"aku sedang menggambar rumah yang bagus untuk aku jika sudah menikah nanti bu.."
jawab anak itu dengan polosnya.

"oh...bagus sekali,,,ini ruang apa ya de?"tanya ibu
"oh ini ruang tamu bu,,,kalau ini dapur,,yang ini kamar mandinya....."

seterusnya anak itu menjelaskan nama-nama ruang kepada ibunya satu persatu......

sang ibu seketika tediam melihat ada satu gambar kotak kecil yang berada agak menjauh dari rumah itu,dan posisinya pun ada di belakang rumah.

dengan penuh penasaran sang ibu bertanya
"ade itu gambar apa ya kok kecil sekali dan ada diluar lagi...ade mau memelihara kelinci ya...?'

anak itupun menjawab "oh bukan bu,,ini adalah ruangan yg aku sediakan khusus untuk ibu dan ayah nanti kalau sudah tua..."

DUARRR...

seakan-akan ia di smbar petir mendengar jawaban dari anak keduanya itu....

Ruangan itu untuk aku dan suamiku nanti???

apakah yang akan di rasakan nanti di ruangan itu bersama suaminya?
di saat kami membutuhkan teman dan bantuan,,
disaat kondisi kami sudah melemah nanti..
apakah kami harus tinggal di ruangan kecil itu??
dengan perasaan kesepian..

tanpa kasih sayang anak..
tanpa kelucuan cucu-cucu kami nanti??

tidak bolehkah kami ikut merasakan kehangatan keluarga anaknya kelak..
ikut merasakan kegembiraan bersama cucu-cucunya??
paling tidak bisa melihat atau mendengar tawa dari mereka...
tak boleh kah kami???

seketika ia langsung teringat dengan mertua laki-lakinya yg tinggal di ruangan di belakang rumah yang sengaja ia siapkan untuk di tinggali mertuanya itu...
apa yang telah kami akukan selama ini???
seakan hewan peliharaan kami memperlakukannya...

dengan segera dan dengan perasaan penuh kesedihan ia merapihkan satu ruangan yang biasa di jadikan gudang...

serapih-rapihnya,,dan sebersih-bersihnya,,,
kemudian ia memulai memindahkan semua barang yang ada di ruangan lama yg biasa ditempati mertuanya itu...

seakan-akan pesulap,, ruangan itu berubah menjadi ruangan yang nyaman dan sangat layak pakai...
kemudian tak lama suaminya pulang dari kantornya...ada keheranan dalam hatinya apa yang sedang terjadi??

"aku hanya sedang menyiapkan tempat terindah untuk masa tua kita nanti...."
katanya dengan mata berkaca-kaca...

sang anak pun tersenyum dan gembira melihat apa yang dilihatnya...
langsung saja ia menghapus kotak kecil itu dan memindahkannya di dalam gambar rumahnya...

sang ibu kaget meihat apa yang dilihatnya,,,,

"aku hanya ingin mengikuti apa yang ibu lakukan,,,,"jawab anak itu...

Masya Allah...

"Rabbig fili waliwaali dayya..warhamhuma kamaa rabbayaani shagira....
amien...

lakukanlah apa-apa yang ingin kita dapatkan dari anak-anak kita nanti kepada kedua orang tua kita sekarang juga...

jika kita ingin mendapatkan perlakuan yang sebaik-baiknya dari anak kita kelak,,,,

tekadang kita sering melupakan hal sepele...namun ingatlah...
apa yang kita tanam itu jualah yang akan kita petik..

wallahu "alam


wassalam...

No comments:

Post a Comment