Monday, August 24, 2009

Kiat-Kiat Mengisi Ramadhan

- Memperlambat sahur dan mempercepat berbuka puasa
- Banyak melakukan infaq sodaqoh
- Tilawatul Qur’an (membaca Qur’an) serta mempelajarinya (tadabbur)
- Tingkatkan pemahaman agama dengan membaca tulisan2 atau buku2 Agama.
- Meningkatkan disiplin dan muroqobatullah (perasaan bahwa Allah mengawasi
kita)
- Hidupkan malam dengan shalat tarawih dan Qiyamullail
- Menjauhkan diri dari sebab2 yang dapat mendekatkan diri pada
kemaksiatan.seperti pergaulan, bacaan, tontonan.
- Memberikan makanan berbuka kepada orang-orang yang melakukan puasa,
terutama bagi mereka yang kesulitan seperti fakir miskin, orang2 yang berada dalam perjalanan.
- Berdzikir pada setiap kesempatan (duduk, berdiri dan berbaring)
- Membuat skala prioritas segala aktivitas yang dapat mendekatkan diri pada
Allah.

- Perbanyaklah aktivitas yang berhubungan dengan kegiatan amal yang bersifat
sosial bagi orang2 yang lemah, fakir miskin, anak yatim, kegiatan dakwah dll
- Berusaha untuk saling menjaga hati dan sikap untuk menyempurnakan puasa
kita menjaga pandangan dan bagi wanita diharapkan untuk berpakaian lebih tertutup minimal selama bulan Ramadhan
- Beri’tikaf (berdiam diri dengan tujuan mendekatkan diri pada Allah dan
menyempurnakan amal ibadah kita) terutama pada 10 malam terakhir.

Note :
Apabila mungkin tundalah aktivitas-aktivitas yang tidak berhubungan dengan
kegiatan ukhrawi di sepuluh terakhir Ramadhan dan prioritaskan waktu-waktu
ini
untuk banyak melakukan ibadah dengan penuh kekhusyuan.
Mengambil cuti kantor akan lebih baik pada hari-hari di sepuluh terakhir
Ramadhan sehingga ibadah dan bermunajad kepada Allah dapat diperhebat atau
untuk ber’itikaf di Mesjid

Dengan kita mengetahui keistimewaan yang begitu besar yang diberikan oleh
Allah pada bulan Ramdhan ini, kita berharap dapat bersama-sama mengisi Ramadhan ini dengan segala aktivitas yang dapat bernilai ibadah disisi Allah, karena
Ramadhan hanya datang sekali dalam setahun dan siapakah yang dapat menjamin bahwa kita masih diberi kesempatan oleh Allah untuk bisa meni’mati Ramadhan-Ramadhan yang akan datang, mungkin saja ramadhan ini adalah ramadhan terakhir bagi kita, untuk itu janganlah kita lewatkan kesempatan yang berharga ini, janganlah Ramadhan ini lewat dengan sia-sia, tanpa memberikan arti bagi kita, sebagaimana yang dikatakan oleh Rasulullah : “mereka tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar
dan dahaga”. Semoga kita terhindar dari apa yang diisyaratkan Rasulullah tersebut.
(Wallahu’alam bishowab).

Alhaqqu mirrobik falaa takuu nanna minal mumtarin.



No comments:

Post a Comment