Sunday, December 15, 2013

Pernyataan bisa begitu saja merubah kenyataan?

Pernyataan bisa begitu saja merubah kenyataan?

Kenyataan
Apakah dengan dibilang jelek orang cantik mendadak jadi jelek?
Apakah lantaran disebut cantik orang jelek tiba-tiba jadi cantik?
Apakah orang yang nyata-nyata pintar sertamerta jadi bodoh karena dicacimaki dengan gelar 'Si Bodoh'?
Apakah orang yang memang bodoh begitu saja jadi pintar setelah kita puji, "Kamu kok pinter banget sih?"
Apakah manusia otomatis jadi anjing karena kita hardik, "Asu koe!"

Pujian dan cacian sedikitpun tidak merubah keadaan. Lalu kenapa kita eh saya begitu senang dipuji dan marah atau sakit hati dicaci? Toh seupilpun tidak memberi manfaat dan tidak mendatangkan mudorot. Jangan-jangan selama ini logika dan akal kita eh saya yang ia adalah anugerah utama dari Tuhan itu sangat kurang dioptimalkan fungsinya.

Riya, hobbi pamer, pencitraan, lapar popularitas, dan mudah tersinggung ketika diledek dan dimaki adalah akibat krisis akal, untuk tidak dikatakan sinting atau gila.

Mungkin ada yang spontan menyanggah: "Wajarlah. Itu manusiawi!"

Oalah... Ikhlash, tulus, logis, realistis, dan cerah pikiran bukan manusiawi? Manusiawi kok harus yang buruk-buruk dan hina dina? Bukankah manusia itu masterpiece ciptaan Tuhan, sehingga WAJAR para malaikat nan suci diperintahkan Alloh untuk menghormatinya?

No comments:

Post a Comment