Sunday, September 16, 2012

Kami anak ROHIS


Kami anak ROHIS
Akidah kami bersih terhadap hal-hal yang bersifat magis
Baik itu jimat, wapak, jirim, ataupun keris apalagi penggaris
Pedoman hidup kami adalah Al Qur'an dan Al Hadits
Kami bukan kalangan alkoholis
Boro-boro untuk beralkohol ria, untuk uang jajan pun kami masih mengemis.



Kami anak ROHIS
Ada seorang nenek bernama Sydney Jones yang menuduh kami radikalis
Padahal kami hanyalah sekumpulan aktivis
Tentunya aktivis Islam bukannya aktivis secularis, pluralis, liberalis, apalagi satanis
Kami hanya dapat berharap mudah-mudahan masyarakat tidak termakan isu tersebut yang buat kami menjadi miris.


Kami anak ROHIS
Dandanan kalangan pria kami atau biasa disebut ikhwan umumnya khas dengan jenggot klimis nan tipis
Sedangkan kaum hawa atau akhwatnya biasanya terlihat dengan jilbabnya yang terlihat maksimalis
Tapi hal itu tidaklah mutlak, so santai saja buat para bro n' sis.


Kami anak ROHIS
Murobbi kami selalu bercerita bahwa kami adalah pewaris
Pewaris risalah para nabi dan Rosul dari zaman nabi Adam sampai sayyiduna Muhammad SAW Al-Quraisy
Untuk itulah kami dididik menjadi pemuda yang loyalis
Loyalis kepada Allah dan Rosul-Nya serta berlepas dari paham-paham yang tidak Islamis.


Kami anak ROHIS
Bukanlah segerombolan selebritis
Yang kerjaannya update status di jagad virtual agar dibilang eksis
Yang cuman bisa basa-basi kebaikan share pilu, nestapa, atau apa saja hal-hal yang berbau melankolis
Buat kami yang terpenting adalah aksi nyata bukan bualan besar yang manis serta bombastis.


Kami anak ROHIS
Tongkrongan kami jauh dari kafe, mal, bar, diskotik ataupun di halte bis
Biasanya kami paling suka duduk di masjid atau juga di majelis-majelis
Kami selalu menjaga diri kami dari hal-hal yang bersifat najis
Baik najis jasmani ataupun psikis.


Kami anak ROHIS
Kami diajarkan untuk dapat bersifat altruis
Dan membuang jauh-jauh sifat egois
Kami juga diajarkan untuk menjadi golongan yang mukhlis
Tidak mengharapkan imbalan dari manusia yang sifatnya materialis
Walaupun kadang kali uang jajan kami menjadi habis
Tapi, tak apalah yang penting balasan dari Allah berupa surga lengkap dengan para bidadari’s.


Kami anak ROHIS
Karakter masing-masing kami tidaklah sama seperti halnya kue lapis
Ada yang bawaannya serius, rajin, rapat tidur mulu juga ada, ataupun yang humoris
Akan tetapi kami juga dibekali ilmu untuk selalu bersikap idealis
Jangan jadi orang yang pragmatis plus oportunistis
Takutnya malah jadi orang-orang yang ikut ketularan virus liberalis
Yang kadang kalo ngomong suka bikin mengekerut alis.


Kami anak ROHIS
Pada kesempatan kali ini kami ingin mengatakan bahwa KAMI BUKAN TERORIS!
Jangan juga men-cap kami sebagai ekstrimis
Hanya dikarenakan perubahan tingkah laku kami yang mungkin terlihat agak lebih agamis
Padahal teroris tulen bin sejati adalah para kaum zionis bengis rasis dan kolonialis.


Kami anak ROHIS
Kami juga ditanamkan nilai-nilai zuhud atau bahasa kerennya adalah askestis
Kami juga menjauhi hal-hal yang sifatnya glamoris
Kami berusaha untuk sejauh mungkin tidak menjadi kaum borjuis
Karena khawatir terkena penyakit wahn atau istilah lainnya hedonis.


Kami anak ROHIS
Kami juga manusia bukannya malaikat yang selalu tampil perfeksionis
Tak sedikit pula diantara kami yang takluk terhadap godaan sang iblis
Dan mereka-mereka itu pun episode dakwahnya berakhir dengan sangat tragis
Yang kalau dituliskan di sini dapat membuat mata menangis.


Kami anak ROHIS
Beberapa kami juga diberikan bakat berbisnis
Selain bisnis ada juga yang bakat menulis
Dan tulisan ini dibuat bukan untuk sekedar narsis-narsis
Ya, ini hanya dibuat sekedar berbagi tentang profil ROHIS.


tulisannya Dinar Zul Akbar

No comments:

Post a Comment